Keselamatan Atlet Prioritas, KONI Tunda Pertandingan Menembak PON XXI Akibat Cuaca Ekstrem

Suryansyah, Sportlink News
- Selasa, 17 September 2024 | 23:29 WIB
Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman memberikan keterangan pers usai meninjau venue menembak yang atapnya ambruk diterjang hujan dan angin. (sportlinknews)
Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman memberikan keterangan pers usai meninjau venue menembak yang atapnya ambruk diterjang hujan dan angin. (sportlinknews)

Sportlinknews – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman menegaskan bahwa keselamatan atlet menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.

Pernyataan ini disampaikan Marciano Selasa (17/9/2024) usai meninjau venue olahraga menembak di Lapangan Tembak Rindam Iskandar Muda Mata Ie, Aceh Besar, yang atapnya bocor dan ambruk usai dilanda hujan deras dan angin kencang.

Sejumlah pertandingan di Lapangan Tembak Rindam telah berjalan dengan baik, dengan 21 dari 40 medali telah diperebutkan. Namun, karena cuaca yang tidak bersahabat, langkah penghentian sementara diambil untuk memastikan keselamatan semua pihak.

Baca Juga: Jateng dan Jabar Berbagi Nomor Sprint R4 Cabor Arung Jeram

"Hujan dan badai ini sangat luar prediksi, talang air bangunan di venue menembak tidak mampu menahan intensitas air yang begitu tinggi. Oleh karena itu, semua pertandingan di sini untuk sementara dihentikan, dan atlet dikembalikan ke penginapan untuk beristirahat," tegas Marciano sembari menambahkan jika bangunan yang atapnya bocor tersebut tidak dipergunakan untuk pertandingan.

Pihak KONI pun dengan bekerja sama dengan Panitia Pelaksana (Panpel) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera mengambil beberapa langkah.

"Kami akan menunggu cuaca membaik sebelum melanjutkan pertandingan. Kami berharap, dari 19 nomor yang tersisa, semuanya dapat dipertandingkan tanpa penundaan lebih lanjut," tambah Marciano.

Baca Juga: Pecahkan Rekornas, Hati Perenang DKI Jakarta Ini Terpatri ke Sulteng

Menghadapi prediksi dari BMKG yang menyebutkan bahwa Aceh akan dilanda hujan deras selama sepekan ke depan dengan kecepatan angin hingga 55 km/jam, KONI telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif. Salah satu fokus utama adalah memastikan sistem kelistrikan aman sebelum melanjutkan pertandingan di fasilitas indoor.

"Kami terus berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan semua instalasi listrik telah terkontrol dan aman sebelum memulai kembali pertandingan," lanjut Marciano.

Marciano pun memberikan apresiasi kepada para atlet yang tetap menunjukkan prestasi gemilang meski cuaca sedang tidak bersahabat.

Baca Juga: Debut Barongsai di PON XXI Ketua Umum KONI Marciano Norman Apresiasi Peran PB FOBI

"Sejak awal PON XXI pada 10 September hingga hari ini, sudah ada 26 rekor yang dipecahkan, baik rekor PON maupun nasional, dan saya berharap akan ada lebih banyak lagi rekor yang tercipta dari 19 nomor yang tersisa," ungkapnya dengan penuh optimisme.

Para atlet yang tampil di PON kali ini, katanya, merupakan hasil dari pembinaan yang panjang di daerah masing-masing.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Menyentuh Persahabatan Winoto

Minggu, 22 September 2024 | 06:10 WIB
X