Cerita Manis Annisa Tuntaskan Dendam di Matras Karate Berbuah Emas

Suryansyah, Sportlink News
- Kamis, 19 September 2024 | 06:10 WIB
Annisa Nur Anggraini karateka DKI Jakarta meluapkan dendamnya di PON XXI Aceh-Sumut 2024. (sportlinknews)
Annisa Nur Anggraini karateka DKI Jakarta meluapkan dendamnya di PON XXI Aceh-Sumut 2024. (sportlinknews)

Sportlinknews - Annisa Nur Anggraini dari DKI Jakarta menorehkan cerita manis yang tak hanya soal kemenangan. Tapi juga pembalasan dendam yang elegan di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara.

Karateka muda ini berhasil mengalahkan lawannya dari Sumatera Utara, Arnella Putri Wandari, dalam final nomor Kumite Perorangan -50 kg Putri dengan skor telak 3-0.

Namun, lebih dari sekadar medali emas. Kemenangan ini merupakan pembalasan dari rangkain kekalahan yang sebelumnya ia alami.

Baca Juga: Update Klasemen PON XXI: Jawa Barat Tancap Gas Menyalip DKI Jakarta

Selama dua pertemuan terakhir, baik di Kejuaraan Nasional maupun Try Out jelang PON, Annisa selalu berada di bawah bayang-bayang Arnella.

Setiap kali bertemu di matras, Arnella keluar sebagai pemenang. Namun kali ini, di panggung besar dan di hadapan pendukung tuan rumah, Annisa akhirnya menemukan momen yang telah ia nanti-nantikan.

“Rasanya sih sudah nothing to lose. Karena saya sudah dua kali kalah sama dia di Kejurnas dan event Try Out kemarin,” ujar Annisa setelah pertandingan di Universitas Negeri Medan, Rabu (18/9).

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Kembali Tak Bersahabat, Panitia PON Bergerak Cepat

"Saya merasa enggak mau harga diri saya dijatuhkan di rumahnya dia. Saya ingin jatuhkan dia di rumahnya dia sendiri."

Mental baja Annisa terlihat jelas saat ia menepis tekanan bermain di kandang lawan.

Sorak-sorai dari penonton yang mendukung Arnella justru menjadi bahan bakar baginya untuk tampil lebih bersemangat. Baginya, teriakan penonton bukanlah cemoohan, melainkan dukungan.

Baca Juga: Pemain Voli Proliga Nilai Makanan Atlet PON XXI, Shella Bernadetha: Tidak Ada Masalah

"Jujur kata pelatih saya, anggap saja teriakan itu untuk kamu, buat diri kamu. Jadi saya mikirnya, ya itu teriakan buat diri saya gitu. Jadi acuan buat saya," kata Annisa, menunjukkan betapa ia mampu mengubah suasana mencekam menjadi motivasi yang membakar semangatnya.

Di balik kemenangan gemilang ini, ada dorongan dari sosok senior yang menjadi inspirasi Annisa. Maya Sheva, atlet nasional yang sedang dalam masa pemulihan cedera, telah lama menjadi kakak sekaligus mentor bagi Annisa.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Menyentuh Persahabatan Winoto

Minggu, 22 September 2024 | 06:10 WIB
X