SportlinkNews - Pertandingan futsal antara tim NTT melawan tim tuan rumah di GOR Futsal Dispora Sumut sempat membuat pengawas pertandingan merasa was-was.
Pasalnya, tim tuan rumah mendapatkan dukungan suporter yang luar biasa. Yang bikin tambah tegang, tim Sumut sempat keteteran dan ketinggalan gol 3-1.
Ini tentu saja membuat pengawas pertandingan (Match Commisioner) Ahmad Budi Setiawan siaga menjaga kondisi arena pertandingan.
Baca Juga: BNPT Turun Tangan Dukung Keamanan PON XXI dari Ancaman Terorisme
Hal itu karena supporter Sumut yang hampir tak bisa menahan diri dalam menyemangati pemain Sumut. Bahkan menurut Budi, sejak cabor futsal berlangsung, laga ini yang paling paling heboh.
“Pertandingan ini karena tuan rumah bermain supporternya banyak, tensinya tinggi dan sudah pasti mereka maunya menang,” kata Budi ketika dihubungi usai pertandingan.
Menurut Budi, masing-masing-masing tim memang punya target untuk menang, baik Tim NTT, Aceh, Lampung dan lain-lain.
Baca Juga: Polda Sumut Pasang 61 Unit CCTV Pantau Pengamanan PON XXI 2024
“Memang ketemunya saja NTT, DKI Jakarta, Jawa Timur, tim-tim itu besar semua. Jadi, kondisinya tidak bisa dipungkiri."
"Pertandingan kali ini sungguh luar biasa, sampai ada lemparan botol,” jelasnya tertawa.
Melihat gaduhnya penonton, Budi sudah mengumpulkan tim pengaman untuk mensterilkan lapangan. Namun, untungnya kondisi bisa ditenangkan.
Baca Juga: Indonesia Kunci Tiket Final Korea Open 2024 di Nomor Ganda Putra
Budi juga mengakui pertandingan yang berlangsung antara NTT dan tuan rumah Sumut sama-sama kuat dan sama-sama hebat.
“Sebenarnya di atas angin, di atas laut, di atasnya darat menang NTT. Tapi, tuan rumah punya porsi pengen menang juga dan sama-sama kuat."