Sportlinknews - Perenang DKI Jakarta Joe Aditya Wijaya Kurniawan berhasil memecahkan rekor nasional. Tapi, ekpresinya datar saja. Tak ada kegembiraan. Hatinya boleh jadi terpatri untuk Sulawesi Tengah. Kok bisa?
Dalam perlombaan 200 meter gaya bebas putra di Kolam Renang Selayang, Medan, Selasa (17/9/2024), Joe meraih medali emas dengan catatan waktu 1 menit 50,35 detik.
Hasil tersebut menggeser rekor lama 1 menit 50,46 detik yang dipegang oleh Triady Fauzi Sidiq sejak SEA Games 2013 di Naypyidaw, Myanmar.
Baca Juga: Debut Barongsai di PON XXI Ketua Umum KONI Marciano Norman Apresiasi Peran PB FOBI
Rekor baru Joe tidak hanya mengalahkan pencapaian Triady, yang merupakan idolanya, tetapi juga memperbaiki rekornya sendiri yang tercipta di PON 2021 Papua dengan 1 menit 51,05 detik.
Tapi menariknya, pernyataan Joe yang menuai tanda tanya. Dia justru mengucapkan terima kasih kepada Sulawesi Tengah atas pencapainya tersebut.
“Saya sudah berlatih keras untuk mencapai ini. Terima kasih kepada Sulawesi Tengah yang telah membina saya sejak 2022. Saya sangat bersyukur bisa memecahkan rekor idola saya, Triady Fauzi, dan juga rekor PON saya di Papua,” ujar Jo.
Baca Juga: All Jateng Finals Berpeluang Terjadi di Tunggal Putra Bulu Tangkis PON XXI
Diketahui Joe Aditya didaftarkan oleh dua daerah untuk PON 2024. Selain DKI Jakarta, perenang yang tampil di Olimpiade Paris 2024 ini juga didaftarkan oleh KONI Sulawesi Tengah. Hal ini membuat Joe Aditya memiliki dua ID Card.
Dua ID Card untuk Joe Aditya tersebut telah diadukan ke Dewan Hakim PON 2024. Dalam amar keputusannya, Dewan Hakim PON 2024 mengabulkan permohonan KONI DKI Jakarta yang diajukan Agustus 2024.
Amar keputusan dari Dewan Hakim PON 2024 tersebut menjadi salah satu pertimbangan pimpinan KONI Pusat, sebagaimana dituangkan dalam surat yang ditanda tangani oleh Sekjen KONI Pusat Ade Lukman Djajadikusuma yang mewakili Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman.
Baca Juga: Doa untuk Cuaca yang Bersahabat pada Tiga Hari Terakhir di Danau Toba
Surat KONI Pusat bertanggal 12 September 2024 tersebut ditujukan kepada Ketua KONI Provinsi DKI Jakarta, Ketua Kontingen DKI Jakarta, serta Ketua KONI Sulawesi Tengah dan Ketua Kontingen Sulawesi Tengah.
Sejak awal, Joe tidak menunjukkan mimik wajah kegembiraan. Bahkan, dia juga tidak menggunakan seragam kontingen DKI Jakarta dan memilih memakai jaket tim nasional Indonesia yang dikenakan pada Olimpiade Paris 2024.