"Mereka sudah mempersiapkan diri selama empat tahun, dan kini waktunya mereka menunjukkan kemampuan terbaiknya. Saya bangga melihat banyak atlet berprestasi dan mencetak rekor di PON ini," ujar Marciano.
Sementara Technical Delegate (TD) cabang olahraga menembak, K.S Henry Indrayani Oka turut mengungkapkan jika bangunan yang atapnya bocor tersebut sudah tidak digunakan lagi untuk pertandingan.
Baca Juga: All Jateng Finals Berpeluang Terjadi di Tunggal Putra Bulu Tangkis PON XXI
"Pertandingan untuk nomor Air Rifle dan Air Pistol di area yang bocor telah selesai pada 13 September lalu, dan lokasi tersebut sekarang hanya digunakan sebagai area pemanasan," ungkapnya.
Dengan cuaca yang tidak dapat diprediksi, KONI bersama dengan semua pihak terkait terus memprioritaskan keselamatan atlet guna kelancaran penyelenggaraan PON XXI. Mereka optimis bahwa seluruh rangkaian pertandingan akan tetap berjalan dengan baik begitu kondisi cuaca membaik.