SportlinkNews - PON XXI Aceh-Sumut 2024 resmi ditutup. Meski begitu PON XXI telah menyisakan banyak catatan penting selain peristiwa olahraga atau pencapaian prestasi atlet.
Sisi lain dari pelaksanaan PON XXI adalah bertumbuhnya ekonomi lokal melalui Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang turut hadir memeriahkan PON XXI.
Selama penyelenggaraan cabang olahraga (cabor) Esports, transaksi di area UMKM di Medan International Convention Center (MICC) tembus mencapai Rp50 juta per hari.
Baca Juga: Volunteer Legacy Bawa Misi Mulia Merawat Hubungan Baik Atlet dan Kontingen Voli PON XXI
Koordinator UMKM di arena MICC, Anton William Chandra, mengatakan ada 30 stand UMKM dan beberapa sponsor yang berpartisipasi dalam pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut 2024 di arena cabor Esport.
Menurut keterangan Anton, rata-rata transaksi UMKM selama terselenggaranya kegiatan Esports tembus Rp50 juta perhari.
"Jumlah total transaksi selama berdirinya UMKM di venue esports rata-rata sekitar Rp30 juta-Rp40 juta sehari."
Baca Juga: Penutupan PON XXI 2024: Ribuan Penonton Tumpah Ruah di Stadion Utama Sumatera Utara
"Tetapi ada pada waktu weekend sampai transaksi Rp50 juta. Pengunjung yang hadir ke arena UMKM di atas 1.000 orang," ujar Anton.
Menurutnya, antusias masyarakat terhadap Esports sangat tinggi khususnya di kalangan gamers. Keterlibatan UMKM juga turut membantu untuk kebangkitan ekonomi.
Meski diakuinya, di awal pelaksanaan sempat ada keluhan terkait tenda yang kurang memadai.
"Di awal ada soal tenda. Tapi selanjutnya keluhan tidak ada karena kita cepat merespon," ujar Anton yang juga Manager Kontingen Esports Sumut.
Anton menyebut event cabor Esports ini disambut positif oleh para pelaku UMKM. Bahkan mereka ingin kembali berpartisipasi untuk kegiatan selanjutnya jika event Esports digelar.