SportlinkNews - Fenomena olahraga padel terus meluas di Indonesia. Masyarakat Tanah Air kini tengah menikmati demam padel, olahraga asal Meksiko yang menggabungkan unsur tenis dan squash ini.
Tak hanya sekadar permainan, padel kini telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup, terutama di kalangan masyarakat perkotaan.
Berbagai klub padel pun bermunculan di sejumlah kota besar dengan tujuan menjadi wadah bagi para penggemar untuk bermain bersama teman atau rekan kerja.
Baca Juga: Timur Kapadze Calon Kuat Pelatih Baru Timnas Indonesia, Ini Alasannya
Namun, bagi mereka yang baru mengenal olahraga ini, salah satu pertanyaan paling sering muncul adalah tentang posisi bermain dalam permainan ganda.
Saat bertemu pasangan baru, kalimat “Anda bermain di kanan atau di kiri?” menjadi pertanyaan klasik yang hampir selalu terdengar sebelum pertandingan dimulai.
Secara sederhana, banyak yang beranggapan bahwa posisi bermain ditentukan oleh tangan dominan.
Baca Juga: Jelang Lawan Portugal, Pelatih Irlandia Puji Gaya Main Ronaldo dan Kawan-Kawan
Pemain yang menggunakan tangan kanan biasanya memilih sisi kiri agar bisa memukul bola dengan lebih efektif, sementara pemain bertangan kiri mengambil sisi kanan dengan alasan yang sama.
Namun, logika dasar ini ternyata tidak lagi cukup untuk menentukan peran pemain dalam padel modern.
Mengutip dari Padel Magazine, dinamika permainan padel saat ini telah berkembang pesat.
Baca Juga: Rumput JIS Belum Siap, Persija Jakarta Pindah ke SUGBK untuk Lawan PSIM Yogyakarta
Posisi bermain kini lebih ditentukan oleh gaya permainan, strategi, serta kemampuan membaca arah bola.
Artikel Terkait
Tiger Woods Tabrakan Setelah Bertengkar dengan Istrinya, Drama Perselingkuhan Tiba-tiba Terbongkar
Persib Geber Fisik Pemainnya Menjelang Duel Melawan Dewa United Banten FC
Ditinggal Bojan Hodak Skuat Persib Jalani Latihan Intensif Jelang Duel Melawan Dewa United FC
Debut Igor Inocencio di Super League Banyak Belajar Gaya Bermain Sepak Bola di Indonesia
Pulih dari Cedera Panjang Gelandang Bali United FC Made Tito Kembali Bermain di Super League 2025/26