Tujuan utamanya adalah memastikan anak-anak mendapatkan hak mereka untuk belajar, bermain, dan berkembang secara optimal.
Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor Leste, Simrin Singh, menilai simbol kartu merah memiliki makna yang kuat dalam menyampaikan pesan tersebut kepada masyarakat.
"Sama seperti kartu merah yang mengakhiri pelanggaran di lapangan hijau, kita harus menghentikan praktik pekerja anak di kehidupan nyata. Setiap anak berhak untuk bermain, belajar, tumbuh, dan bebas dari segala bentuk eksploitasi," tuturnya.
Artikel Terkait
PSSI Daftarkan Stadion Pakansari dan SUGBK Jadi Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Timnas Indonesia Semakin Mendunia, Kemenpora Sambut Positif Kolaborasi PSSI dan EA Sports FC
PSSI Klarifikasi Salah Tulis Nama Pencetak Dua Gol Timnas Indonesia U-19 Kontra Myanmar
PSSI Soroti Proyek Regenerasi Pemain Muda Timnas Indonesia
Buntut Perundungan Beckham Putra, PSSI Ancam Larang Oknum Suporter Masuk Stadion