Todotua Pasaribu Resmi Jadi CdM Tim Indonesia di Asian Games 2026

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Senin, 15 Juni 2026 | 16:20 WIB
 Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) resmi memperkenalkan Todotua Pasaribu sebagai Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk ajang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, pada September mendatang.
Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) resmi memperkenalkan Todotua Pasaribu sebagai Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk ajang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, pada September mendatang.

SportlinkNews - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) resmi memperkenalkan Todotua Pasaribu sebagai Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.

Ajang tersebut akan digelar pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 di Jepang.

Penunjukan ini menjadi langkah awal NOC Indonesia dalam memperkuat struktur kepemimpinan kontingen Merah Putih menuju pesta olahraga terbesar di Asia.

Baca Juga: Kubo Cedera Saat Lawan Belanda, Jepang Menanti Hasil Pemeriksaan Medis

Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, Senin, 15 Juni 2026, menegaskan bahwa Asian Games 2026 bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bagian penting dari peta jalan prestasi olahraga Indonesia menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

"CdM tidak hanya bertugas saat pertandingan, tetapi juga memastikan seluruh proses persiapan berjalan optimal. Kami membutuhkan sosok yang mampu mengorkestrasi kolaborasi lintas sektor, dan Todotua Pasaribu memiliki kapasitas itu," katanya.

Sebagai CdM, Todotua Pasaribu akan memegang kendali koordinasi menyeluruh Tim Indonesia.

Baca Juga: Double-Double Steven Tak Cukup, Indonesia Kalah dari Malaysia dan Finis Keempat di SEABA Qualifiers 2026.

Tugasnya mencakup sinkronisasi persiapan cabang olahraga, penguatan layanan atlet, hingga memastikan kesiapan operasional kontingen selama penyelenggaraan Asian Games 2026.

Saat ini, Todotua Pasaribu menjabat sebagai Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM.

Di luar dunia pemerintahan, ia juga dikenal aktif dalam pengembangan ekosistem olahraga nasional, khususnya bola basket, termasuk pendirian klub profesional Kesatria Bengawan Solo serta keterlibatannya di PERBASI.

Baca Juga: Carlo Ancelotti Akui Skuad Brasil Sempat Cemas dan Gugup

Dalam pernyataannya, Todotua menegaskan komitmennya untuk mengemban amanah tersebut dengan maksimal demi mendukung performa atlet Indonesia.

"Fokus utama kami adalah memastikan atlet mendapatkan dukungan terbaik, baik dari sisi persiapan maupun saat bertanding. Dengan dukungan yang tepat, saya yakin atlet Indonesia dapat tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik untuk bangsa," tutur Todotua.

NOC Indonesia sendiri menargetkan peningkatan performa pada Asian Games 2026, baik dari sisi perolehan medali maupun posisi klasemen akhir.

Baca Juga: Yasin Ayari Bobol Tunisia, Tapi Tak Rayakan Gol karena Hormati Akar Keluarga.

Fokus pembinaan diarahkan pada optimalisasi cabang olahraga unggulan, penguatan nomor potensial, serta peningkatan partisipasi di cabang baru.

Sejumlah cabang olahraga masih menjalani proses kualifikasi dan mengikuti berbagai ajang internasional sebagai bagian dari persiapan menuju Aichi-Nagoya.

NOC Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan federasi nasional, pemerintah, dan pihak penyelenggara di Jepang.

Baca Juga: Gagal Menang Atas Jepang, Koeman Kritik Tajam Performa Belanda

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan kontingen berjalan lancar, mulai dari akreditasi hingga fasilitas di perkampungan atlet.

Dengan struktur kepemimpinan yang diperkuat dan persiapan yang terus dimatangkan, Indonesia berharap dapat tampil lebih kompetitif dan mencatatkan peningkatan prestasi di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: NOC Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X