Carlo Ancelotti Akui Skuad Brasil Sempat Cemas dan Gugup

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Senin, 15 Juni 2026 | 15:39 WIB
Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti. (FIFA)
Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti. (FIFA)

SportlinkNews - Tim nasional Brasil harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 1-1 oleh Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026. Gol penyelamat dari penyerang sayap Vinicius Junior berhasil menghindarkan tim Samba dari kekalahan memalukan dari partai tersebut.

Hasil imbang dalam laga yang digelar di stadion New Jersey ini langsung memicu sorotan tajam dari publik sepak bola dunia. Kendati demikian, juru taktik Brasil Carlo Ancelotti meminta semua pihak untuk tidak panik merespons start kurang mulus anak asuhnya.

Ancelotti menilai satu hasil minor pada pertandingan awal sama sekali tidak menutup peluang juara timnya. Ia mengimbau para pemain serta suporter untuk tetap menjaga ketenangan dan fokus mempersiapkan diri menghadapi laga berikutnya.

Baca Juga: Tim Uruguay Dilarang Masuk AS Kurang dari 24 Jam Sebelum Pertandingan Piala Dunia

"Anda tidak memenangkan Piala Dunia hanya berdasarkan pertandingan pertama," kata Ancelotti menegaskan ketenangannya seperti dikutip dari laporan AFP.

Dalam jalannya pertandingan, skuad Selecao sempat berada dalam situasi kritis setelah kecolongan gol terlebih dahulu pada babak pertama. Gawang Brasil sukses dibobol oleh gelandang Maroko, Ismael Saibari, yang memanfaatkan celah longgar di lini pertahanan mereka.

Ketertinggalan tersebut sempat membuat bayang-bayang rekor buruk menghantui juara dunia lima kali itu di sepanjang jalannya laga. Kekalahan ini hampir saja mengulangi catatan kelam tahun 1934 kala Brasil tumbang di pertandingan pertama Piala Dunia.

Baca Juga: Indonesia Tundukkan Australia, Akhiri AVC Women’s Nations Cup 2026 di Peringkat Kelima

Beruntung bagi Brasil, momentum kebangkitan hadir lewat aksi individu gemilang dari bintang andalan, Vinicius Junior. Gol penyeimbang kedudukan yang dilesakkan akhirnya memastikan Brasil mengamankan satu poin penting dari laga sengit ini.

Meskipun timnya terhindar dari hasil yang lebih buruk, Ancelotti tidak menampik adanya evaluasi besar terkait performa kolektif anak asuhnya. Ia mengakui koordinasi permainan tim asuhannya belum berjalan optimal akibat tekanan mental yang cukup tinggi di awal laga.

"Saya pikir ini pertandingan yang sulit, terutama di awal. Tim terlihat sedikit cemas dan gugup," ujarnya.

Baca Juga: Belanda Tak Diterima Ditahan Jepang, Koeman Disalahkan

Ketegangan di atas lapangan dinilai menjadi faktor utama yang menghambat kreativitas serangan tim bertabur bintang tersebut. Namun, Ancelotti tetap membela pasukannya dengan menyatakan proses adaptasi di turnamen sebesar Piala Dunia membutuhkan waktu.

"Kami tidak bermain dengan baik, tetapi kami juga tidak boleh kehilangan semangat. Ini pertandingan pertama di Piala Dunia dan kami tidak bisa berharap semuanya langsung berjalan sempurna sejak awal," tuturnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: AFP

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X