Ketika timnya tersingkir oleh Aljazair setelah perpanjangan waktu, Mboladinga akhirnya mematahkan pose biasanya. Ia menangis dan jatuh ke pelukan para penggemar di sekitarnya. Momen itu dengan cepat menjadi viral di internet.
Mboladinga harus pergi ke Amerika, dengan segala cara.
Popularitas Mboladinga begitu besar sehingga para pemain tim nasional tidak ingin pergi ke Piala Dunia 2026 tanpa dirinya di tribun. Hal ini telah menyebabkan kisah luar biasa menjelang dimulainya turnamen.
Di tengah wabah Ebola di bagian timur Republik Demokratik Kongo, Amerika Serikat menerapkan kontrol masuk yang ketat untuk warganya. Para pemain dan staf pelatih harus menjalani karantina di Belgia sebelum melakukan perjalanan ke AS untuk Piala Dunia.
Baca Juga: Messi Secara Resmi Memegang Rekor Piala Dunia, 16 Jam Lebih Cepat dari Ronaldo
Sementara itu, ribuan penggemar Republik Demokratik Kongo, meskipun telah membeli tiket, ditolak masuk. Mboladinga menghadapi risiko serupa.
Karena tidak ingin kehilangan "jimat spiritual" mereka, para pemain mengajukan permohonan kepada Presiden Felix Tshisekedi untuk campur tangan.
Akhirnya, pemimpin Kongo memutuskan untuk memasukkan Mboladinga dalam delegasi nasional resmi ke Piala Dunia.
Menurut Veron Mosengo-Omba, presiden Federasi Sepak Bola Republik Demokratik Kongo, Mboladinga bukan hanya penggemar terkenal tetapi juga simbol ketahanan dan kebanggaan nasional.
Baca Juga: Dari Gagal Playoff ke Final IBL 2026, Hornbills Wujudkan Transformasi Luar Biasa
Di AS, penampilan Mboladinga juga sangat dinantikan. Duta Besar Republik Demokratik Kongo untuk Washington, Yvette Kapinga Ngandu, mengatakan bahwa komunitas Kongo di Georgia sangat ingin melihat Mboladinga melakukan ritual yang sudah biasa dilakukannya secara langsung di tribun stadion Atlanta.
Bahkan dalam percakapan baru-baru ini, Walikota Atlanta mengambil inisiatif untuk menanyakan tentang pria ini.
Keyakinan yang selalu "teguh"
Di balik citra yang agak mistis itu terdapat tantangan yang signifikan. Pertandingan modern seringkali berlangsung lebih dari 100 menit, termasuk waktu tambahan. Ini berarti Mboladinga harus mempertahankan pose yang sama untuk jangka waktu yang sangat lama.
Baca Juga: Alwi Farhan Puncaki Race to Finals 2026, Lima Wakil Indonesia Masuk Zona Aman
Ia mengakui bahwa pertandingan melawan Benin Desember lalu hampir membuatnya menyerah karena kelelahan. Untuk mempersiapkan setiap penampilannya, Mboladinga secara teratur berlatih dengan mempertahankan satu pose selama 30 hingga 40 menit pada hari-hari tanpa pertandingan.
Ketenaran juga membawa banyak perubahan dalam hidupnya. Saat ini, Mboladinga memiliki kontrak iklan dengan beberapa perusahaan besar dan telah menjadi wajah yang familiar di media domestik.
Artikel Terkait
Piala Dunia 2026: Mbappe Pecahkan Rekor, Prancis Balas Dendam ke Senegal
Neymar Absen di Sisa Babak Penyisihan Grup Piala Dunia, Media Brasil Kritik Keras Selecao
Prediksi Portugal vs RD Kongo: Ayo Bikin Gol Ronaldo
Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 Dini Hari hingga Pagi: dari Portugal hingga Inggris
Hat-Trick Menakjubkan Messi Hancurkan Aljazair