Neymar Absen di Sisa Babak Penyisihan Grup Piala Dunia, Media Brasil Kritik Keras Selecao

Suryansyah, Sportlink News
- Rabu, 17 Juni 2026 | 09:05 WIB
Neymar mengalami 13 cedera dalam beberapa tahun terakhir.
Neymar mengalami 13 cedera dalam beberapa tahun terakhir.

SportlinkNews - Tim nasional Brasil baru saja menerima kabar buruk: pemain yang paling dinantikan, Neymar, tidak akan pulih dari cederanya tepat waktu.

Neymar akan absen setidaknya tiga pertandingan di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026. Hal ini telah menyebabkan kemarahan yang cukup besar di media Brasil.

Keputusan pelatih Carlo Ancelotti untuk memasukkan Neymar ke dalam skuad Piala Dunia 2026 menghasilkan perhatian media yang cukup besar.

Baca Juga: Kontroversi Son Heung-min Memanas, Korea Selatan Putuskan Boikot Media Lokal

Kemudian, tak lama setelah turnamen dimulai, berita bahwa superstar berusia 34 tahun itu mengalami robekan otot dan akan absen di sisa babak penyisihan grup memicu kemarahan dari media Brasil.

Hilang sudah air mata simpati yang terlihat di Piala Dunia sebelumnya; kali ini, pers Brasil dengan suara bulat menyebutnya sebagai "kegagalan yang dapat diprediksi" dari sistem yang mereka anggap "terlalu konservatif."

Globoesporte langsung memuat judul utama yang lantang setelah informasi medis dirilis: "Pertaruhan yang gagal dan harga dari sikap keras kepala."

Baca Juga: Pacar Neymar, Bruna Biancardi, Pamer Belahan Dada dalam Korset Brasil

Publikasi olahraga terkemuka Brasil ini secara blak-blakan mengkritik Federasi Sepak Bola negara itu karena dengan keras kepala membawa pemain yang cedera ke turnamen terbesar di dunia.

Menurut Globoesporte, pelatih Carlo Ancelotti terpaksa membawa striker berusia 34 tahun itu ke Amerika Serikat. Alasannya sederhana: Brasil membutuhkan pemain dengan bobot yang cukup untuk membawa harapan bagi para penggemar dan juga menarik sponsor.

UOL Esporte menawarkan analisis serupa: “Membawa Neymar ke Piala Dunia 2026 lebih didorong oleh alasan politik dan komersial daripada alasan profesional.

Baca Juga: Dari Gagal Playoff ke Final IBL 2026, Hornbills Wujudkan Transformasi Luar Biasa

Ia tampil sebagai duta merek untuk menyenangkan sponsor, bukan sebagai pemain yang siap turun ke lapangan dan berjuang.”

Banyak media berita Brasil tidak ragu menggunakan kata "fardo"—kira-kira diterjemahkan sebagai "beban"—untuk menggambarkan pemain nomor 10 itu saat ini.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X