Pengadilan Banding Prancis Pastikan Achraf Hakimi akan Diadili dalam Kasus Pemerkosaan

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:49 WIB
Pemain PSG, Achraf Hakimi. (Foot Africa)
Pemain PSG, Achraf Hakimi. (Foot Africa)

SportlinkNews - Pemain Paris Saint Germain (PSG) Achraf Hakimi dipastikan bakal menjalani sidang pengadilan dalam kasus pemerkosaan usai keputusan Pengadilan banding Prancis, Jumat (19/6/2026).

Hakimi yang saat ini bermain untuk Maroko di Piala Dunia telah mengajukan banding atas keputusan hakim investigasi pada bulan Februari. Putusan tersebut menyusul rekomendasi dari jaksa penuntut umum bahwa Hakimi harus diadili.

Keputusan tersebut dirilis hanya beberapa jam sebelum Maroko menghadapi Skotlandia dalam pertandingan Grup C mereka. Maroko bermain imbang 1-1 dengan Brasil di pertandingan pembuka mereka.

Baca Juga: Maroko Menang Tipis, Gol Cepat Ismael Saibari Tumbangkan Skotlandia

Hakimi membantah melakukan kesalahan apa pun. Ia menghadapi dakwaan awal pemerkosaan pada Maret 2023 setelah seorang wanita berusia 24 tahun mengatakan bahwa ia diperkosa oleh Hakimi di rumahnya di pinggiran kota Paris.

Pengadilan banding Versailles mengatakan dalam pernyataan media bahwa mereka memerintahkan agar Hakimi secara resmi didakwa dengan pemerkosaan.

Pengadilan menyatakan bahwa penyelidikan yang dilakukan selama pemeriksaan dan investigasi yudisial membuat majelis investigasi menyimpulkan bahwa ada cukup bukti terhadap pemain tersebut untuk diadili.

Baca Juga: Amerika Serikat Jadi Tim yang Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026 Berkat Gol Bunuh Diri

Rachel-Flore Pardo, pengacara yang mewakili penggugat, mengatakan bahwa setelah lebih dari tiga tahun proses hukum, kliennya merasa lega.

"Lega karena dia telah didengar oleh sistem peradilan dan kasusnya akan disidangkan," kata Pardo dalam sebuah pernyataan kepada Associated Press.

"Harapan bahwa persidangan ini akan membantu perempuan lain dan semakin melemahkan benteng penyangkalan dan impunitas seputar kekerasan seksual, termasuk di dunia sepak bola pria."

Baca Juga: Final IBL 2026: Pelita Jaya Selamat dari Kekalahan, Tundukkan Hornbills Lewat Overtime

Hakimi mengatakan dalam sebuah pesan yang diposting di X pada hari Jumat bahwa kasusnya akan dibatalkan jika dia tidak terkenal, dan bahwa dia terkadang merasa telah menjadi "target yang mudah."

"Aku memilih untuk tetap diam selama bertahun-tahun. Aku percaya bahwa dengan tetap bermartabat, bersabar, dan mempercayai sistem peradilan akan memungkinkan keputusan yang tepat untuk dibuat," tulisnya.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: ESPN

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X