SportlinkNews - Mantan pesepakbola Manchester City Robinho akan tinggal di dalam sel isolasi kecil. Dia memulai hukuman sembilan tahun penjaranya karena pemerkosaan beramai-ramai.
Pria berusia 40 tahun yang dipermalukan itu telah dipindahkan ke penjara Brasil yang mengerikan di Tremembe bersama para pembunuh dan sesama pemerkosa yang disuruh membuat pembersih toilet.
Robinho adalah salah satu dari enam pria yang dihukum karena melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita Albania di sebuah klub pada tahun 2013.
Baca Juga: Timnas Terbang ke Hanoi, Erick Thohir: Vietnam Bakal Main Keras dan Pola-polan
Italia mengeluarkan surat perintah penangkapan internasional untuk Robinho, namun mantan bintang Liga Premier Inggris itu berhasil menghindari penjara selama tujuh tahun saat tinggal di Sao Paulo.
Dia mengatakan tidak bersalah dan tim pembelanya dilaporkan mengajukan banding terhadap keputusan tersebut.
Robinho akan menghabiskan 10 hari pertama setidaknya di sel tahanan sementara sendirian.
Di sini dia akan diawasi oleh penjaga dan diminta melakukan tes oleh dokter, psikolog, dan pekerja sosial.
Lingkungan yang dingin dan sepi tidak banyak yang bisa dikagumi.
Karena balok beton kecil berukuran 8m persegi, Robinho kini disebut sebagai rumah, hanya memiliki satu tempat tidur, wastafel kecil, dan toilet yang terpasang di lantai.
Jendela berjeruji juga akan memberikan gambaran sekilas tentang dunia luar. Dia bisa tinggal di sini hingga 30 hari tergantung bagaimana evaluasinya.
Selama di dalam sel semua aktivitas diisolasi, dia akan diberi makan empat kali sehari. Yang pertama pada pukul 6 pagi dan yang terakhir pada pukul 17.30.
Robinho kemudian akan dipindahkan ke paviliun perumahan umum di dalam penjara Lembaga Pemasyarakatan Dua (P2).
Artikel Terkait
Atlet Pria Berpakaian Terbaik: Cara Tampil Menarik dengan Tipe Tubuh Atletis
Timnas Indonesia Krisis Kiper, Shin Tae-yong Panggil Ernando Ari dari Persebaya Surabaya
Timnas Terbang ke Hanoi, Erick Thohir: Vietnam Bakal Main Keras dan Pola-polan
Hasil Swiss Open 2024: Sabar/Reza Terhenti, All Indonesian Final Batal Terjadi