Red Bull Next Gen Cari Talenta Indonesia dari Semua Cabang Olahraga

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 24 Juni 2026 | 22:38 WIB
Head of Marketing PT Aktif Energi Indonesia (AEI), Arif Ritonga menjelaskan mengenai program Red Bull Next Gen Athletes yang akan membantu para atlet muda Indonesia dan Malaysia mencapai goalsnya.
Head of Marketing PT Aktif Energi Indonesia (AEI), Arif Ritonga menjelaskan mengenai program Red Bull Next Gen Athletes yang akan membantu para atlet muda Indonesia dan Malaysia mencapai goalsnya.

SportlinkNews - Kesempatan langka terbuka bagi atlet muda Indonesia yang tengah berjuang meniti karier menuju level elite.

Bukan hanya mendapat dukungan pembinaan, mereka bahkan berpeluang belajar langsung dari sosok yang selama ini berkecimpung di lingkungan Formula 1.

Melalui program Red Bull Next Gen Athletes, atlet Indonesia berusia 18 hingga 25 tahun dari berbagai cabang olahraga akan mendapatkan kesempatan mengikuti program pengembangan khusus.

Baca Juga: Pelita Jaya Curi Gim 3 di Bogor, Tinggal Selangkah Menuju Gelar IBL 2026

Program tersebut dipimpin Kim Hobson, F1 Creative Strategist yang pernah menjadi bagian dari tim Formula 1 McLaren.

Menariknya, program ini tidak hanya diperuntukkan bagi pembalap. Atlet dari cabang atletik, tenis, bola basket, sepak bola, lari, esports hingga atlet paralimpik memiliki kesempatan yang sama untuk bergabung.

Kim Hobson tidak bekerja sendiri. Ia akan didampingi oleh Martin Pfeifenberger dan Sigurd Meiche dalam menyusun program pengembangan bagi para peserta yang terpilih.

Baca Juga: Pembalap McLaren Lando Norris Resmi Jadi Penghuni Madame Tussauds London

Berbeda dari program pencarian bakat pada umumnya yang berfokus pada atlet yang sudah memiliki prestasi besar, Next Generation justru membidik mereka yang masih berada dalam tahap membangun karier.

Fokus utama program ini adalah menemukan talenta dengan ambisi tinggi sebelum mereka dikenal luas oleh publik.

Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan berbagai dukungan, mulai dari mentoring profesional, workshop pengembangan diri, hingga eksposur media.

Baca Juga: Erick Thohir Minta Skuad Indonesia Adaptif Hadapi Perubahan Nomor di Asian Games 2026

Mereka juga berkesempatan menyusun program pengembangan karier yang disesuaikan dengan kebutuhan dan target masing-masing atlet.

Head of Marketing PT Aktif Energi Indonesia (AEI), Arif Ritonga, mengatakan program tersebut dirancang sebagai investasi jangka panjang untuk membantu atlet muda mempercepat perkembangan mereka.

"Kami ingin program ini menjadi lebih dari sekadar inisiatif bagi atlet. Kami ingin menjadikannya platform yang menginspirasi ambisi, perkembangan, dan keyakinan di seluruh kawasan," ujar Arif kepada wartawan di Jakarta, Rabu, 24 Juni 2026.

Baca Juga: Indonesia Libas Hong Kong 3-0, Tiket Semifinal Princess Cup 2026 di Tangan

"Bagi Indonesia, Kratingdaeng Red Bull Next Generation merupakan kesempatan untuk mendukung atlet-atlet muda yang telah menunjukkan ambisi, disiplin, dan semangat dalam olahraga mereka," tambahnya.

Pendaftaran dibuka secara terbuka sepanjang Juni 2026. Melalui sistem open registration, penyelenggara ingin memberi ruang bagi atlet yang benar-benar memiliki motivasi kuat untuk berkembang.

Setiap peserta diminta menjelaskan target, mimpi, dan arah karier yang ingin dicapai. Aspek tersebut akan menjadi salah satu pertimbangan penting dalam proses seleksi.

Baca Juga: Sah! Pedro Acosta Tunggangi Ducati untuk Musim Balap MotoGP 2027-2028

"Kami memilih melakukan open registration karena untuk menunjukkan seberapa ingin mereka maju bersama kami," kata Arif.

Mereka yang mau mendaftar kita melihat sebagai atlet yang sudah menunjukkan keinginan untuk maju bareng kami. Mereka harus menceritakan apa tujuan yang ingin dicapai dan target mereka."

Dari seluruh pendaftar, hanya lima hingga enam atlet yang akan dipilih pada tahap pertama yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.

Baca Juga: Persebaya Gandeng Mayapada Hospital Surabaya sebagai Official Medical Partner untuk Super League 2026/27

Para atlet terpilih nantinya tidak hanya mendapatkan pendampingan dari mentor internasional.

Mereka juga akan memperoleh dukungan untuk mengikuti kompetisi yang relevan dengan cabang olahraga masing-masing serta akses terhadap program latihan yang dibutuhkan untuk menunjang perkembangan performa.

Program ini akan berlangsung selama 12 bulan. Dalam periode tersebut, perkembangan setiap atlet akan dipantau secara berkala.

Halaman:

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X