SportlinkNews - Dua legenda sepak bola Indonesia, Ismed Sofyan dan mantan pemain Timnas U-19, Washiyatul Akmal, berbagi ilmu dan pengalaman dalam coaching clinic bertajuk "Together We Grow Stronger".
Kegiatan yang digelar Sobat Football Club (Sobat FC) tersebut berlangsung di Lapangan Fortune Sports, Tangerang, Minggu (9/8/2026) pagi.
Ada pengalaman berbeda yang mereka dapatkan ketika dua sosok yang pernah merasakan kerasnya persaingan sepak bola nasional turun langsung memberikan ilmu.
Baca Juga: Modal Sempurna, Thailand Tak Mau Terlena Hadapi Singapura di semifinal ASEAN Championship
Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00 hingga 10.00 WIB tersebut menjadi kesempatan bagi para pemain muda untuk melihat langsung bagaimana pengalaman seorang pemain profesional diterjemahkan ke dalam latihan di lapangan.
Bukan sekadar mengejar kemampuan mengolah bola, para peserta juga diajak memahami sisi lain yang tidak kalah penting dalam perjalanan menjadi pesepak bola.
Disiplin, fokus, keberanian mengambil keputusan, hingga pemahaman taktik menjadi bagian dari pengalaman yang diberikan kedua mantan pemain tersebut.
Baca Juga: Nothing to Lose! Singapura Siap Bikin Thailand Tertekan di Semifinal ASEAN Championship
Ismed Sofyan yang dikenal sebagai salah satu pemain dengan pengalaman panjang di level nasional memberikan materi teknik dan taktik permainan.
Sementara Washiyatul Akmal ikut membagikan pengalaman yang pernah didapatkannya ketika memperkuat Timnas U-19, Persija Jakarta, dan PSM Makassar pada era 2000-an.
Ketua Sobat FC, Prof. Rizki Briandana, mengatakan kegiatan tersebut dirancang agar para pemain muda tidak hanya memperoleh materi latihan, tetapi juga mendapatkan gambaran langsung mengenai perjalanan seorang pesepak bola.
Baca Juga: Fabio Lefundes Kembali ke Indonesia, Resmi Jadi Pelatih Java United FC
"Diharapkan juga akan menambah motivasi anak-anak untuk terus berlatih demi mewujudkan mimpi menjadi pemain sepakbola profesional," tegas Rizki.
Bagi anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut, kesempatan berlatih bersama pemain yang pernah menjadi bagian dari perjalanan sepak bola Indonesia tentu menjadi pengalaman yang sulit didapatkan setiap hari.
Apalagi, mereka juga mendapatkan kesempatan berinteraksi dan mengikuti sesi foto bersama Ismed Sofyan dan Washiyatul Akmal.
Baca Juga: Melawan Dingin Sikapuk, Matahari Mengajarkan Kesabaran
Namun, pesan yang dibawa kedua legenda tersebut tidak berhenti pada teknik bermain. Ismed Sofyan berharap para peserta mampu menyerap setiap ilmu dan pengalaman yang diberikan selama coaching clinic.
Menurutnya, kesempatan belajar langsung dari pemain berpengalaman harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para pemain muda.
Washiyatul Akmal juga menilai kegiatan semacam ini memiliki manfaat lebih luas. Para pemain muda tidak hanya berlatih mengembangkan kemampuan sepak bola, tetapi juga dibiasakan membangun kedisiplinan dan menjaga fokus selama menjalani proses pembinaan.
Baca Juga: Nottingham Forest Luncurkan Jersey Tandang Bernuansa Hijau untuk Liga Primer 2026/27
"Sepak bola usia dini tidak hanya tentang siapa yang paling cepat berlari atau paling bagus menguasai bola. Ada proses panjang yang membutuhkan konsistensi, karakter, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus belajar," imbuhnya.
Artikel Terkait
Mantan Pemain Timnas Indonesia Ikuti Kursus Kepelatihan B PSSI Diploma
PSSI Bantu Operasi Mantan Pemain Timnas Indonesia Andjas Asmara
SeeJontor FC Gandeng Dua Legenda Timnas Indonesia Gelar Coaching Clinic di Tour De Central Java 2026
Mantan Pemain Timnas Ini Kecantol Agen Properti Cantik
Pendapatan Liga Indonesia Tembus Rp705 Miliar, Pemasukan PSSI Capai Rp722 Miliar