“Selamat bekerja untuk Pak Galih dan seluruh jajaran PBPI. Sukses untuk padel Indonesia,” tambahnya.
Baca Juga: Palermo Kembali Incar Emil Audero, Siapkan Klausul Wajib Beli
Sementara itu, Galih Kartasasmita menyampaikan terima kasih kepada KONI Pusat atas dukungan yang diberikan sejak awal berdirinya PBPI.
Ia menyebut momentum pelantikan ini sebagai awal untuk membuktikan bahwa padel mulai berkembang di kawasan Asia, dengan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan tercepat.
Galih menyebut PBPI kini bisa bekerja penuh untuk membina dan memperluas jangkauan olahraga padel di seluruh Tanah Air.
Baca Juga: PBSI Jalin Kerja Sama Bulu Tangkis dengan Rusia, Perkuat Diplomasi Olahraga
“Kami sangat semangat karena kepengurusan kali ini diisi oleh orang-orang yang mencintai olahraga dan punya semangat nasionalisme,” ujarnya.
Fokus utama PBPI saat ini adalah pembinaan atlet usia dini, baik putra maupun putri.
PBPI juga mulai mempersiapkan program-program strategis untuk mendongkrak prestasi nasional.
Baca Juga: Fabio Quartararo Dibawa ke Rumah Sakit Usai Alami Kecelakaan di Mugello
Galih mengungkapkan bahwa beberapa provinsi seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Bali telah menunjukkan perkembangan positif.
Tak hanya itu, PBPI juga telah resmi menjadi anggota Federasi Internasional Padel (FIP) sejak 1 Januari 2025.
Dengan status tersebut, Indonesia diwajibkan mengirimkan atlet-atlet padel terbaiknya di kelompok umur U-14, U-16, dan U-18 ke turnamen internasional.
“Memang tugas kami cukup berat, tetapi karena kami mencintai olahraga ini, semua terasa lebih ringan."
"Kami tak ingin hanya berjanji, tapi kami bertekad bekerja maksimal untuk memenuhi target yang diberikan KONI,” tutup Galih.