ragam

Campus League Bergulir, Juara Basket Bidik Level Asia

Senin, 20 April 2026 | 22:12 WIB
CEO Campus League, Ryan Gozali dan Presiden Director Djarum Foundation, Victor Hartono berfoto dengan trofi Campus League pada peluncuran di Jakarta, Senin, 20 April. (Campus League)

SportlinkNews - Kompetisi olahraga antarkampus, Campus League, resmi memulai musim perdananya setelah diluncurkan dalam Grand Launching di kawasan Thamrin Nine, Jakarta, Senin, 20 April 2026.

Ajang ini menjadi langkah awal membangun ekosistem olahraga kampus yang lebih terstruktur dan berkelanjutan di Indonesia.

Pada musim pertama, Campus League mempertandingkan tiga cabang utama, yakni sepak bola, bola basket, dan futsal.

Baca Juga: Persija Manfaatkan Kondisi Ideal Stadion Kapten I Wayan Dipta

Ekspansi kompetisi pun terasa signifikan dibanding musim uji coba pada 2025 yang hanya melibatkan futsal di Jakarta dan Yogyakarta.

Tahun ini, pelaksanaan diperluas ke enam kota, yaitu Jakarta, Yogyakarta, Samarinda, Bandung, Semarang, dan Surabaya.

Cabang bola basket menjadi pembuka yang bergulir pada April hingga Juni 2026, dilanjutkan bulu tangkis, sebelum ditutup futsal pada akhir tahun.

Baca Juga: Arsenal Terpeleset di Etihad, Arteta Tegaskan Perburuan Gelar Belum Berakhir

Puncak kompetisi basket nasional dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 6-13 Juni 2026. Menariknya, juara nasional akan mendapat kesempatan mewakili Indonesia di ajang Asian University Basketball League 2027.

CEO Campus League, Ryan Gozali, menegaskan bahwa kompetisi ini tidak semata mengejar prestasi, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi mahasiswa.

Menurut dia, pengalaman bertanding di level kampus menjadi bekal penting untuk membentuk karakter dan kesiapan karier.

Baca Juga: Isu Allegri Tangani Italia Mencuat, Rabiot Tegaskan Fokus Internal AC Milan

"Sebanyak 99 persen atlet mahasiswa tidak akan berkarier sebagai atlet profesional. Namun, mereka memiliki potensi besar untuk menjadi profesional unggul di berbagai bidang," ungkapnya.

Rangkaian musim perdana juga akan diramaikan UniGames, ajang multiolahraga antarkampus yang mengusung konsep serupa pesta olahraga nasional.

Digelar di Universitas Pelita Harapan, Karawaci, UniGames mempertandingkan sejumlah cabang tambahan seperti taekwondo, kempo, jujitsu, gulat, biliar, sepak bola putri, basket 3x3, dan atletik.

Baca Juga: Kekerasan di EPA U-20, Dewa United Tempuh Jalur Hukum

Penentuan gelar juara umum atau Grand Champions dalam UniGames menggunakan sistem akumulasi medali atlet, bukan sekadar jumlah nomor yang dimenangkan. Skema ini dinilai lebih mencerminkan kontribusi nyata setiap kontingen.

Sementara itu, persaingan awal langsung tersaji pada seri regional Surabaya yang digelar di GOR Basket Universitas Negeri Surabaya pada 22-29 April 2026.

Sebanyak 16 tim putra dan 8 tim putri dari 17 perguruan tinggi ambil bagian, termasuk peserta dari luar Pulau Jawa seperti Universitas Cenderawasih dan Universitas Ciputra Makassar.

Baca Juga: Nasib Garnacho, Baru Dibeli Chelsea Mau Lego Lagi

Pertarungan ketat diprediksi sudah terjadi sejak fase grup. Di sektor putra, hanya juara grup yang berhak melaju ke semifinal, sedangkan di sektor putri, juara dan runner-up grup akan melangkah ke babak empat besar.

Juara dan runner-up regional nantinya memastikan tiket ke fase puncak, The National.

Head of Competition Campus League, Dave Leopold, menambahkan adanya pembaruan regulasi pada musim ini, termasuk diperbolehkannya setiap tim mendaftarkan satu pemain profesional dan satu pemain asing.

Baca Juga: Tak Terima Diganjar Kartu Kuning, Pemain Ini Langsung Membakar di Depan Wasit

Halaman:

Tags

Terkini

Model Terpanas Ivana Knoll Jebol gawang Inggris

Kamis, 4 Juni 2026 | 08:02 WIB