SportlinkNews - Djarum Foundation kembali membuat gebrakan di dunia olahraga Indonesia. Mulai 2026, mereka akan menggulirkan kompetisi bulu tangkis antarkampus bertajuk Campus League, sebuah ajang yang terinspirasi dari sistem liga universitas Amerika Serikat (NCAA).
Presiden Direktur Djarum Foundation, Victor Hartono, menjelaskan bahwa Campus League akan menjadi wadah bagi atlet muda untuk tetap menekuni olahraga sambil meraih pendidikan tinggi.
Turnamen edisi perdana rencananya digelar di empat kota besar, yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya, kempat kota itu merupakan daerah yang dikenal sebagai pusat perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki potensi atlet yang sangat besar.
Baca Juga: Sarri: Lazio Tidak Pantas Kalah Melawan Roma
"Tidak semua pemain klub bisa menembus Pelatnas. Lalu, masa depannya bagaimana? Mereka bisa membela universitas masing-masing dengan harapan mendapat beasiswa," ujar Victor di Kudus, Minggu, 21 September 2025.
Menurutnya, ajang ini bisa memberi "jalan tengah" bagi atlet bulu tangkis. Jika mampu menembus level profesional seperti Jonatan Christie atau Anthony Ginting, tentu menjadi capaian besar.
Namun jika akhirnya tidak pun, mereka tetap memiliki kesempatan meraih gelar sarjana melalui jalur beasiswa. "Kalau jadi pemain top, syukur. Tapi kalau tidak, ya punya ijazah S1, itu intinya mirip konsep di Amerika," tambah Victor.
Baca Juga: Kontingen Indonesia ke SEA Games 2025 Dievaluasi Ulang, Erick Thohir Pimpin Persiapan
Lebih jauh, Campus League tidak hanya akan terbatas pada bulu tangkis. Victor menargetkan dalam beberapa tahun ke depan, olahraga lain seperti futsal, voli, sepak bola, panjat tebing, hingga panahan juga akan masuk ke dalam kompetisi antarkampus ini.
"Kalau semakin banyak beasiswanya, makin banyak jenis olahraganya. Maka bukan tidak mungkin Indonesia bisa berkembang di banyak cabang sekaligus," kata Victor.
Selain kompetisi, Djarum Foundation juga membuka peluang menghadirkan fasilitas baru.
Baca Juga: Calvin Verdonk Dihujani Kritik Usai Debut Bersama Lille di Liga Prancis
Victor menuturkan bahwa antusiasme penonton dalam berbagai turnamen junior sangat tinggi, sehingga ke depan pihaknya mempertimbangkan pembangunan gedung olahraga dengan kapasitas tribun lebih besar.
"Kami ada rencana kalau ada kesempatan membangun gedung di Jakarta, mungkin 15 lapangan dengan tribun lebih luas. Tapi itu masih dalam tahap pematangan, belum jadi tujuan utama saat ini," ujarnya.
Artikel Terkait
Cinta dan Air Mata Legend Bulutangkis Ivanna Lie untuk Indonesia
PBSI dan Rusia Sepakati Kolaborasi Pengembangan Atlet dan Turnamen Bulutangkis
Legenda Bulutangkis Iie Sumirat Tutup Usia, “Pembunuh Raksasa” yang Tak Tergantikan
PON Beladiri Digelar di Kudus, KONI dan Djarum Foundation Geber Persiapan
Djarum Foundation Kembali ke Indonesia Open, Siap Angkat Kualitas Turnamen Super 1000