“Mari jadikan semangat beliau sebagai inspirasi untuk terus berjuang tanpa kenal lelah dan tidak pernah menyerah, demi menjadikan olahraga sebagai pemersatu bangsa dan sumber kebanggaan Indonesia melalui prestasi,” lanjut Marciano.
Istri almarhum Wismoyo, Siti Hardjanti berterima kasih atas atensi yang diberikan KONI Pusat dengan menggelar haul Wismoyo.
Tentang awal kiprahnya memimpin KONI Pusat, Siti Hardjanti mengisahkan pada waktu beliau pensiun, pemerintah meminta beliau untuk memilih antara Ketum KONI Pusat atau Dubes.
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Kemenangan Arsenal Sabet Gelar Juara Liga Primer 2025/26
“Beliau seorang prajurit sejati, dari kecil ingin menjadi prajurit. Mungkin kalau jadi Dubes banyak duduk, padahal sehari-hari hidupnya di lapangan."
"Jadi beliau dengan tegas memilih menjadi Ketum KONI Pusat karena memimpin atlet yang hampir sama dengan prajurit, cita-citanya sama yaitu berjuang untuk nama bangsa,” jelas Siti Hardjanti.
“Indonesia dapat meraih juara yang diharapkan, para atlet harus memiliki semangat seperti prajurit, dengan jiwa korsa yang kuat, selalu bersatu, dan tetap gembira agar dapat mencapai hasil terbaik,” ujarnya.
Baca Juga: Kesepakatan Baru: Kemitraan Tech3 dan KTM Terus Berlanjut Mulai 2027
Saat memimpin KONI Pusat, Wismoyo menggagas Program Garuda Emas yang berhasil membawa Indonesia ke puncak prestasi internasional, yaitu:
- SEA Games XVII Chiang Mai Thailand 1995 peringkat 2 (77 emas, 67 perak, 77 perunggu)
- Olimpiade XXVI Atlanta Amerika Serikat 1996 peringkat 41 (1 emas, 1 perak, 2 perunggu)
- SEA Games XIX Jakarta Indonesia 1997 peringkat 1 (194 emas, 101 perak, 115 perunggu)
- Asian Games XIII Bangkok Thailand 1998 peringkat 11 (6 emas, 10 perak, 11 perunggu)
- SEA Games XX Bandar Seri Begawan Brunei 1999 peringkat 3 (44 emas, 43 perak, 58 perunggu)
- Olimpiade XXVII Sydney Australia 2000 peringkat 37 (1 emas, 3 perak, 2 perunggu)
- SEA Games XXI Kuala Lumpur Malaysia 2001 peringkat 3 (72 emas, 74 perak, 80 perunggu)
- Asian Games XIV Busan Korea Selatan 2002 peringkat 14 (4 emas, 7 perak, 12 perunggu)