"Eksekusi mereka tidak baik, kerja sama lini belakang juga kurang maksimal."
Baca Juga: Red Sparks Vs GS Caltex: Jangan Kecolongan Lagi Megawati!
"Berdasarkan performa ini, mereka tidak punya banyak hal yang bisa dibanggakan," tambahnya.
Pertandingan di Stadion Aspmyra berlangsung dramatis dengan total tujuh gol yang tercipta, termasuk tiga gol bunuh diri.
Twente sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui gol bunuh diri pemain Bodo/Glimt, Fredrik Sjovold.
Baca Juga: Prediksi Komputer Super Liga Champions: Arsenal Tersingkir di 16 Besar, Liverpool Juara
Namun, tim tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan lewat penalti Kasper Hogh di babak kedua.
Memasuki masa injury time, laga semakin kacau dengan terciptanya tiga gol tambahan.
Bek timnas Indonesia, Mees Hilgers, mengalami nasib sial setelah sundulannya justru masuk ke gawang sendiri.
Baca Juga: Daniel Dubois Vs Joseph Parker Berakhir Sebelum Naik Ring, Penggantinya Lebih Garthe sunang
Bodo/Glimt semakin memperlebar keunggulan setelah Brice Wembangomo mencetak gol melalui tendangan keras yang gagal diantisipasi kiper Twente, Lars Unnerstall.
Namun, Sem Steijn berhasil mencetak gol penyama kedudukan yang memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu.
Di babak tambahan, Twente semakin terpuruk setelah kebobolan dua gol lagi.
Baca Juga: Semata Wayang Klub Italia Tersisa di Liga Champions, De Vrij: Inter Merasa Lebih Bertanggung Jawab
Sondre Fet membawa Bodo/Glimt kembali unggul sebelum Arno Verschueren juga mencetak gol bunuh diri yang memastikan kekalahan telak Twente.
Artikel Terkait
Ruang Ganti Milan Retak, Pulisic Bakal Cabut Jika Conceicao Bertahan
Tiga Belas Tahun Berbohong, Manajer Chelsea Buka-bukaan Soal Hubungan Rahasia dengan Asistennya yang Punya Anak
Tidak Takut, Real Sociedad Menunggu Manchester United atau Tottenham
PSG Pesta 10 Gol, Ini Deretan Margin Agregat Terbesar dalam Sejarah Liga Champions
Putri Roy Keane Pasrah Merasa Hidup Sudah Berakhir seperti Bintang Pop Selena Gomez