"Karena berbagai alasan, sulit bagi mereka untuk langsung masuk dan menjadi starter atau benar-benar layak mendapatkan tempat utama."
"Kami harus membangun kecepatan mereka secara bertahap," ujar Rowett, dikutip dari laman resmi Oxford United.
Rowett menjelaskan bahwa salah satu tantangan bagi Romeny adalah perbedaan liga dan budaya sepak bola.
Menurutnya, transisi dari kompetisi Belanda ke Championship bukanlah hal yang mudah.
Baca Juga: Duel Panas Derbi Madrid Warnai Babak 16 Besar Liga Champions, Siapa yang Bakal Menang?
"Seseorang bermain di liga dan budaya yang berbeda, dan mencoba untuk terbiasa dengan intensitas divisi baru."
"Itu merupakan tantangan tersendiri, terutama bagi pemain yang datang dari tempat seperti Belanda," tambahnya.
Selain itu, Mills juga baru saja kembali dari cedera panjang, sehingga kondisinya belum sepenuhnya pulih untuk langsung bermain penuh.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan 16 Besar Liga Champions Bikin Penggemar Bola di Indonesia Kurang Tidur
Namun, Rowett juga menyoroti pentingnya kontribusi pemain pengganti dalam memberikan dampak positif bagi tim.
"Kami mungkin belum memberikan dampak yang cukup dari bangku cadangan. Dampak dari pemain pengganti belum sesuai dengan yang kami harapkan," jelasnya.
Rowett menegaskan bahwa pemain yang menunjukkan performa bagus akan mendapatkan kesempatan lebih besar untuk bermain sebagai starter.
Baca Juga: Tegas! LaLiga Blokir Dua Platform Streaming Ilegal di Spanyol yang Miliki 400.000 Unique Users
"Pemain yang masuk pada pertandingan terakhir memberikan dampak yang baik."
Artikel Terkait
Real Madrid Pimpin Peringkat UEFA Lewati Manchester City dan Bayern Munich
Menang Atas Arab Saudi di FIFA Matchday, Timnas Putri Indonesia Berprogres Bagus
Hyundai Hillstate Alami Tren Negatif Jelang Babak Playoff Liga Voli Korea
IBL Jalani Valuasi Klub Demi Mengukur Perkembangan Industri Olahraga Basket
Erick Thohir : Pembangunan Tahap I Training Center PSSI di IKN Selesai