Bahkan, ia dinobatkan sebagai MVP dalam tiga laga pertamanya di Liga Spanyol.
Baca Juga: Catat Sejarah, Pebasket Indonesia Anto Febrianto Boyratan akan Bermain di NBL1 Australia
Kehadirannya di lapangan tentu menjadi tambahan kekuatan bagi tim asuhan Manuel Pellegrini dalam menghadapi Real Madrid.
Di sisi lain, Real Madrid merasa dirugikan dengan keputusan RFEF yang mencabut kartu merah Antony.
Klub asal ibu kota Spanyol itu mengaku terkejut sekaligus kecewa, karena menilai hukuman yang diberikan kepada Antony sebelumnya sudah tepat.
Baca Juga: Tak Terpancing Psywar, Jafar/Felisha Menang Mental di Babak Pertama German Open 2025
Menurut laporan Diario AS, sumber dari Real Madrid mengeluarkan pernyataan keras terhadap RFEF.
Mereka menuding bahwa federasi sepak bola Spanyol tersebut berusaha menghambat perjalanan Real Madrid di Liga Spanyol.
"Dalam hasrat untuk menghentikan Real Madrid, mereka bahkan mengabaikan argumen hukum," ujar sumber tersebut.
Baca Juga: Tes Pramusim F1: Pembalap McLaren Lando Norris Catat Waktu Tercepat Ungguli Russel dan Verstappen
"Mencabut kartu merah yang sudah dinilai oleh badan wasit seolah-olah mereka memimpin ulang pertandingan."
"Mereka tidak menahan diri, mereka melakukannya dengan niat untuk menyakiti kami."
"Mereka telah menyatakan perang terhadap kami."
Baca Juga: Persib Bandung Fokus Adaptasi Ramadan, Target Back to Back Juara Liga 1
Tidak hanya dari pihak Madrid, keputusan RFEF ini juga mengundang reaksi dari Komite Teknis Wasit (CTA).
Artikel Terkait
Kyrie Irving tentang Bermain selama Ramadan: Ada Tuhan yang Melindungi Saya
Real Madrid Pilih Barcelona atau Atletico di Copa del rey
Raul Asencio Diteriaki Mati, Langsung Diganti Ancelotti
Wembley Gelap Gulita, Pertandingan Inggris Vs Spanyol Ditangguhkan
Final Liga Nusantara 2024/2025: Tornado FC vs Sumut United, Siapa Juara?