SportlinkNews - Proses naturalisasi tiga pemain keturunan yang tengah diupayakan PSSI, yaitu Emil Audero, Joey Pelupessy, dan Dean James, kini semakin mendekati tahap akhir.
PSSI memastikan bahwa ketiganya akan menjalani pengambilan sumpah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) di Eropa.
Tiga pemain ini diproyeksikan untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang akan berlangsung pada Maret 2025.
Baca Juga: Barcelona Pulangkan Vitor Roque ke Brasil, Kariernya di Eropa Meredup?
Tim Garuda dijadwalkan bertandang ke markas Australia pada 20 Maret, lalu menjamu Bahrain di Indonesia pada 25 Maret 2025.
Demi mengejar waktu, PSSI bergerak cepat dalam menyelesaikan seluruh proses administrasi naturalisasi.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengonfirmasi bahwa berkas administrasi ketiga pemain telah diajukan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada Kamis (27/2/2025).
Baca Juga: Manchester City Umumkan Kedatangan Titisan Messi Seharga Rp 260 Miliar
Setelah mendapat persetujuan dari Kemenpora, dokumen tersebut segera diteruskan ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
Jika tahap ini selesai, berkas akan dikirim ke Kementerian Sekretariat Negara untuk disampaikan kepada Presiden RI.
Setelah Presiden memberikan persetujuan, dokumen tersebut akan dibahas dalam sidang DPR RI.
Baca Juga: Hijab Olahraga Menjadi Kebutuhan, Salah Satu Produk Mode Terpopuler di Dunia
Jika mendapat persetujuan dalam rapat paripurna, proses berlanjut dengan penerbitan Keputusan Presiden (Keppres).
Tahap terakhir adalah pengambilan sumpah sebagai WNI, yang biasanya dilakukan setelah Keppres diterbitkan dan diserahkan ke Kemenkumham.
Artikel Terkait
Sumut United FC Juara PNM Liga Nusantara 2024/2025 Redam Tornado FC
All England 2025: Tunggal Putri Indonesia Diharapkan Mengikuti Jejak Juara
Pendukung Ultras Milan Ngamuk Menyerang Skuad dan Pemilik Klub
Milan Dibekuk Bologna, Conceicao Semprot Wasit tapi Marah Besar dengan Media
Bintang Barcelona Akui Kesalahan Besar di Liga Champions Menghantuinya