"Kami tidak dalam performa terbaik kami, tetapi saya pikir itu bisa terjadi dalam pertandingan seperti ini," ujar Lampard, dikutip dari Oxford Mail.
Baca Juga: Calvin Verdonk Buktikan Versatilitas, Sukses Bermain di Berbagai Posisi
"Mereka bisa sedikit mengacaukan permainan, dan mungkin gol awal memberi kami perasaan bahwa kami mengendalikan pertandingan, tetapi itu kemudian menghilang begitu saja," tambahnya.
Namun, menurut mantan pemain Chelsea itu, yang terpenting dalam situasi seperti ini adalah timnya tetap bisa mengamankan kemenangan.
"Pada tahap ini, yang kami butuhkan adalah hasil dan poin."
"Jadi, pertanyaannya adalah ketika kami tidak dalam performa terbaik, bisakah kami tetap memenangkan pertandingan?" ucapnya.
"Dengan tiga gol yang kami cetak dan satu penalti yang gagal dieksekusi, kami berhasil melakukannya," lanjut Lampard.
Lebih lanjut, Lampard menilai bahwa pada awal laga Oxford United memberikan cukup ruang bagi Coventry untuk mengembangkan permainan.
Baca Juga: Marc Klok: Persib Harus Bangkit, 9 Laga Lagi Semua Final
"Kami merasa bisa bermain dengan nyaman selama lima hingga sepuluh menit pertama dan mencetak gol."
"Kami pikir kami akan terus bermain seperti itu dengan tempo cepat dan transisi yang sesuai dengan gaya mereka," kata Lampard.
"Namun, setelah gol pertama, kami tidak memiliki elemen kontrol yang saya inginkan dalam permainan," tambahnya.
Baca Juga: Media Italia Beri Pujian Selangit untuk Tembok Venezia Jay Idzes, Bungkam Top Skor Serie A
Meski begitu, Lampard mengapresiasi respons positif dari para pemainnya setelah kebobolan di babak kedua.
Artikel Terkait
Tiga Menit Tersisa Mengecewakan, Conte Sebut Napoli seperti Kucing
Lionel Messi Berbicara Jujur tentang Sepak Terjangnya di PSG
Kyle Walker Asik-asik dengan 2 Wanita Misterius di Klub Malam Milan
Tampilan Pertama Kolaborasi Apron Records x Nike Air 180 Bocor di IG
EPA Future Star Camp 2025, 18 Pemain Muda Indonesia Berlatih di Klub Spanyol, Siap Jadi Bintang Masa Depan