Gol penalti tersebut memastikan Venezia membawa pulang satu poin dari markas Como.
Baca Juga: Cadillac Resmi Turun Balap di Arena F1 Mulai 2026, Diperkuat 200 Orang Berkompeten
Seusai laga, Cesc Fabregas mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil yang diraih timnya.
Ia menilai Como seharusnya bisa tampil lebih baik dan mempertahankan dominasi permainan hingga akhir laga.
"Saya tidak puas dengan hasil imbang ini. Saya ucapkan selamat kepada Venezia yang tidak pernah menyerah," ujar Fabregas, dikutip dari Tuttomercatoweb.
Baca Juga: Barcelona Ditawari Dua Opsi untuk Menjadwal Ulang Laga Melawan Osasuna
"Kami bermain bagus di babak pertama, mungkin ada beberapa kekurangan, tetapi itu tetap menunjukkan karakter dan kualitas kami saat menghadapi tim-tim yang sedang kesulitan."
Fabregas juga menyoroti performa gemilang kiper Venezia, Ionut Radu, yang beberapa kali melakukan penyelamatan krusial, termasuk menggagalkan peluang emas dari Edoardo Goldaniga.
Menurutnya, kelemahan utama Como adalah ketidakmampuan mereka untuk mengontrol permainan setelah menit ke-65.
Baca Juga: 10 Pemain Paling Lucu Sepanjang Sejarah Sepak Bola
Fabregas menilai anak asuhnya seharusnya bisa tampil lebih stabil dan menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Selain hasil akhir yang kurang memuaskan, Fabregas juga menyoroti penampilan kurang optimal dari Assane Diao.
Wonderkid andalannya tersebut mengalami kesulitan dalam menembus pertahanan Venezia yang dikomandoi Jay Idzes.
Baca Juga: Floyd Mayweather Akan Kehilangan Rekor dari Petinju Tak Dikenal yang Nyaris Merenggut Nyawa
Diao sering kalah duel dan gagal memberikan kontribusi maksimal di lini depan Como.
Artikel Terkait
Hyundai Vs Red Sparks: Menanti Aksi Megawati dalam Amankan Tempat Kedua
Penampakan Thom Haye Belajar Bahasa Indonesia
Hakan Calhanoglu Sempat Peringatkan Timnya Bakal Kesulitan Menghadapi Monza
Ali Bagir Jadi Pahlawan, Satria Muda Taklukkan Pelita Jaya di Britama Arena
Mohammed Salah Bikin Ulah Lagi, Catat Rekor Baru yang Menyamai Sergio Aguero