Sebagai kapten tim, Jay Idzes kembali menunjukkan perannya sebagai pemimpin di lini belakang.
Baca Juga: Cadillac Resmi Turun Balap di Arena F1 Mulai 2026, Diperkuat 200 Orang Berkompeten
Bek tengah yang juga membela Timnas Indonesia ini tampil disiplin dan mencatatkan beberapa aksi penting di pertahanan.
Menurut statistik pertandingan, Idzes mencatatkan 4 sapuan, 1 blok, 2 intersep, dan 3 tekel sukses.
Ia juga memiliki akurasi umpan mencapai 93 persen dan memenangkan 4 dari 6 duel yang dilakoninya.
Baca Juga: Barcelona Ditawari Dua Opsi untuk Menjadwal Ulang Laga Melawan Osasuna
Namun, meski tampil solid dalam bertahan, performa Idzes tetap mendapat kritik dari media Italia.
Tuttomercatoweb menyoroti kemampuan umpan panjangnya yang dianggap kurang efektif dalam membangun serangan.
"Baik dalam bertahan, perlu evaluasi lagi soal umpan-umpan jauh ke depan yang sering tidak membuahkan hasil," tulis Tuttomercatoweb.
Baca Juga: 10 Pemain Paling Lucu Sepanjang Sejarah Sepak Bola
Umpan panjang yang dilakukan Idzes kerap gagal mencapai target, sehingga peluang Venezia untuk melakukan serangan balik menjadi terhambat.
Sementara itu, Calciomercato.com memberikan pandangan sedikit berbeda.
Mereka tidak terlalu menyoroti kelemahan Idzes dalam umpan panjang, melainkan lebih fokus pada kemampuannya dalam menjaga winger andalan Como, Assane Diao.
Baca Juga: Floyd Mayweather Akan Kehilangan Rekor dari Petinju Tak Dikenal yang Nyaris Merenggut Nyawa
"Tidak tampil buruk di hadapan lawan yang berbahaya seperti Diao," tulis Calciomercato.com.
Artikel Terkait
Hyundai Vs Red Sparks: Menanti Aksi Megawati dalam Amankan Tempat Kedua
Penampakan Thom Haye Belajar Bahasa Indonesia
Hakan Calhanoglu Sempat Peringatkan Timnya Bakal Kesulitan Menghadapi Monza
Ali Bagir Jadi Pahlawan, Satria Muda Taklukkan Pelita Jaya di Britama Arena
Mohammed Salah Bikin Ulah Lagi, Catat Rekor Baru yang Menyamai Sergio Aguero