Dengan memiliki lebih banyak pemain lokal, klub akan lebih mudah membangun identitas dan karakter yang kuat.
Selain menyoroti masalah internal skuad, Braida juga menyinggung keputusan manajemen yang memecat Paolo Maldini dari posisi direktur olahraga.
Baca Juga: Mengapa Doping Sangat Menyangkut Hukum Olahraga?
Menurutnya, pemecatan Maldini adalah kesalahan fatal, terlebih karena dilakukan dengan cara yang tidak menghormati statusnya sebagai legenda klub.
"Memecatnya adalah kesalahan besar, dan dilakukan dengan cara yang tidak bisa dimaafkan," ujar Braida.
Maldini sebelumnya dianggap sebagai sosok yang mampu menjaga keseimbangan dalam manajemen tim.
Baca Juga: Ronaldo Persoalkan 'Kembarannya' di Al-Nassr: Bro Kamu Jelek!
Namun, sejak kepergiannya, manajemen Milan dinilai semakin tidak terarah.
Meskipun kini Zlatan Ibrahimovic diberikan peran sebagai figur senior dalam tim, Braida menilai bahwa pengaruhnya belum cukup kuat untuk membawa perubahan signifikan di dalam skuad.
"Maldini adalah legenda yang bekerja dengan sangat baik dan mewakili klub dengan sebaik-baiknya," pungkas Braida.
Baca Juga: Penampakan Thom Haye Belajar Bahasa Indonesia
Dengan kondisi saat ini, AC Milan tampaknya perlu membangun kembali identitasnya agar bisa kembali bersaing di papan atas.
Tanpa kepemimpinan yang kuat dan strategi yang jelas, masa depan Rossoneri di kompetisi elite Eropa akan semakin sulit.
Artikel Terkait
Hyundai Vs Red Sparks: Menanti Aksi Megawati dalam Amankan Tempat Kedua
Inter Milan Dibikin Kerepotan oleh Monza, Gol Georgios Kyriakopoulos Selamatkan Milan
Hakan Calhanoglu Sempat Peringatkan Timnya Bakal Kesulitan Menghadapi Monza
Ali Bagir Jadi Pahlawan, Satria Muda Taklukkan Pelita Jaya di Britama Arena
Mohammed Salah Bikin Ulah Lagi, Catat Rekor Baru yang Menyamai Sergio Aguero