SportlinkNews - Dari Anfield milik Liverpool hingga Ibrox milik Rangers hingga RAMs Park di Turki, sepak bola klub memiliki sejumlah tempat terkenal yang dikenal dapat memberi semangat ekstra bagi tim tuan rumah sekaligus menyulitkan tamu.
Di tingkat internasional, kekhasan geografi, beban sejarah, dan benturan budaya dapat membuat keunggulan kandang ini semakin terasa.
Meskipun pertandingan mingguan di Liga Premier dan kompetisi klub besar Eropa lainnya dapat menawarkan dukungan kandang yang mengintimidasi, keragaman sepak bola internasional menghadirkan tantangan yang unik.
Baca Juga: Chelsea 1 Leicester 0: Gol Marc Cucurella Selamatkan Malu Cole Palmer
Selama jeda internasional, pemain terbaik di dunia sepak bola dapat bermain di ketinggian yang lebih tinggi dari Gunung Fuji, di hadapan pendukung tuan rumah yang haus kesuksesan dan patriotik dengan impian kejayaan turun-temurun atau di kandang identitas sepak bola yang membanggakan dari suatu negara.
Jarangnya pertandingan internasional besar memastikan bahwa penonton tuan rumah dari negara-negara yang tidak diunggulkan siap untuk bertarung.
Atmosfer stadion ini dapat menjadi penyeimbang yang hebat antara tim-tim yang tidak memiliki bakat yang sama. Sama halnya, saat negara yang dominan bermain di lingkungan kandang mereka, stadion dapat terasa seperti benteng.
Baca Juga: Dari Patung Atlet hingga Legenda: Kenangan Abadi di Luar Stadion Olimpiade
Dari Eropa, hingga Amerika Utara dan Selatan, Afrika dan Asia, berikut adalah 10 stadion internasional paling angker yang ditakuti lawan untuk dimasuki.
10. Stadion Utama Gelora Bung Karno - Indonesia
Indonesia secara tradisional tidak dikenal sebagai negara yang kuat dalam sepak bola Asia. Namun, siapa pun yang mengunjungi Stadion Gelora Bung Karno untuk pertandingan internasional mungkin merasa sulit untuk mempercayainya.
Ketika dipenuhi oleh 78.000 pendukung Indonesia yang bersemangat, pengunjung stadion Jakarta mengklaim bahwa atmosfernya membuat malu negara-negara sepak bola yang lebih mapan.
Para penggemar menjadi sangat heboh beberapa jam sebelum pertandingan, menghasilkan suara berisik yang biasanya mengalahkan kualitas tim mereka di lapangan.
Selain suasana yang tidak bersahabat, tim lawan harus berhadapan dengan panas yang menyengat dan permukaan lapangan yang terkadang meragukan.
Artikel Terkait
Kokoh di Lini Belakang, Jay Idzes Gagalkan Duet Wonderkid Cesc Fabregas di Laga Como Vs Venezia
Daftar Skuat Provisional Timnas Indonesia untuk Lawan Australia dan Bahrain, Era Baru Patrick Kluivert Dimulai
Megawati Terbuang, Red Sparks Kembali Jadi Pecundang
Penasihat Teknis Tim Nasional Indonesia, Jordi Cruyff Akan Diperkenalkan ke Publik Sepak Bola Indonesia
Tiga Pemain Naturalisasi Masuk Timnas, Siapa yang Tersingkir dari Skuat?