SportlinkNews - The Reds tersingkir dari 16 besar Liga Champions saat dikalahkan PSG pada leg kedua yang digelar di Anfield, 12 Maret 2025.
Dengan skor agregat yang imbang -karena pada leg pertama Liverpool menang 1-0 di kandang PSG- maka digelar adu penalti untuk menentukan tim mana yang akan lolos.
Hasilnya, PSG menang dalam adu penalti, menang 4-1 saat kiper Gianluigi Donnarumma membendung tendangan dari Darwin Nunez dan Curtis Jones.
Baca Juga: Salah Satu Air Jordan 5 OG Milik Michael Jordan Kembali Pertama Kalinya dengan Semua Detail Aslinya
Menanggapi pertandingan tersebut pelatih Liverpool Arne Slot mengatakan pertandingan kedua tim merupakan pertandingan sepak bola terbaik yang pernah diikutinya.
"Itu adalah pertandingan sepak bola terbaik yang pernah saya ikuti. Saya tidak memiliki sejarah seperti Liverpool sebagai manajer, tetapi [itu] adalah dua tim dengan level yang luar biasa [pada] intensitas yang luar biasa."
'Sungguh luar biasa apa yang kami tunjukkan dalam 25 menit pertama. Saya melihat papan skor dan kami tertinggal 1-0."
"Selama 90 menit, saya rasa kami tidak pantas kalah dalam pertandingan sepak bola hari ini. Selama 180 menit, mungkin memang pantas kami harus melalui perpanjangan waktu."
"Dalam perpanjangan waktu, saya pikir Paris Saint-Germain sedikit lebih baik dari kami dalam setengah jam ini, lalu terjadi adu penalti dan mereka mencetak empat gol, kami satu gol dan kami kalah," katanya.
Arne Slot mengatakan hasil tersebut tentu saja sangat mengejutkan. Tapi Slot mengatakan tersingkirnya Liverpool dilakukan dengan cara terhormat.
Baca Juga: Liga Champions: PSG Tumbangkan Liverpool di Anfield Lewat Adu Penalti
"Jadi, jika Anda harus tersingkir, maka tersingkirlah dengan cara seperti yang kami lakukan melawan salah satu tim terbaik di Eropa, yang membuat pertandingan ini menjadi pertarungan yang sengit," ungkap Slot.
"Mereka akhirnya menang dan bagi kami, sangat tidak beruntung jika Anda menjadi No. 1 di klasemen liga dan kemudian menghadapi Paris Saint-Germain, yang merupakan salah satu tim terbaik di Eropa."
Artikel Terkait
PSG 0-1 Liverpool: Harvey Elliott Jadi Pembeda Setelah 46 Detik Masuk Lapangan
Khvicha Kvaratskhelia Sebut Peluang PSG Lolos ke Perempat Final Liga Champions Hanya 50 Persen
Liverpool Kandas di Liga Champions, Darwin Nunez Tidak Bisa Disalahkan
Pahlawan PSG Menuai Kritik, Donnarumma Ungkap Alasan Kembali ke Ruang Ganti Sebelum Adu Penalti Melawan Liverpool