Dalam duel ketat tersebut, ia bahkan terjatuh setelah berduel dengan striker Belgia itu, dan wasit Maurizio Mariani menganggap Lukaku melakukan pelanggaran.
Baca Juga: Australia vs Indonesia: Cedera Pemain dan Perombakan Skuat Jadi Tantangan Socceroos
Performa impresif Idzes mendapat pujian dari berbagai media Italia.
Tuttomercatoweb menyoroti perannya sebagai pemimpin pertahanan Venezia yang tampil penuh wibawa dan menjadi kunci solidnya lini belakang tim.
Sementara itu, Tutto Venezia Sport menyebut Idzes sebagai jenderal pertahanan yang membuat seluruh stadion percaya bahwa Venezia tidak akan kebobolan.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Arsenal Menang Tipis atas Chelsea, Mikel Merino Jadi Pahlawan di Derbi London
Namun, tidak semua media memberikan pujian tinggi.
Calciomercato.com memberikan penilaian cukup dengan alasan bahwa Idzes tetap disiplin dalam posisinya dan mampu meredam serangan Napoli hingga membawa Venezia mengamankan satu poin.
Meski tampil gemilang, Venezia masih harus berjuang keras untuk keluar dari zona degradasi.
Baca Juga: Indonesia vs Australia: Timnas Berangkat ke Sydney, Jaga Asa Lolos Piala Dunia 2026
Saat ini, tim berjuluk I Lagunari tersebut menempati posisi ke-19 dengan 20 poin dari 29 pertandingan.
Dengan sisa kompetisi yang semakin menipis, mereka harus terus berjuang untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Italia.
Artikel Terkait
Pep Guardiola Sebut Manchester City Hadapi Sembilan Final Demi Liga Champions
All England 2025: Leo/Bagas Dalam Perburuan Gelar Pertama
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani: Pembelajaran dari Semifinal All England 2025
Tradisi Final All England: Bisakah Indonesia Pertahankan Dominasi Ganda Putra?
Jay Idzes Jadi Mimpi Buruk Conte dalam 15 Tahun Terakhir, Venezia Tahan Napoli 0-0