SportlinkNews - Socceroos berada di posisi kedua dalam grup kualifikasi Asia dan memiliki peluang untuk menjaga impian Piala Dunia tetap hidup. Namun, dapatkah mereka bangkit dengan kemenangan atas Indonesia?
Dapatkah Socceroos bangkit?
Dahulu kala, penggemar Australia yakin dengan kemampuan tim nasional untuk memperkuat kemenangan atas Indonesia, tetapi keyakinan itu kini telah berkurang.
Sekarang, sulit untuk memprediksi tim Socceroos mana yang akan turun ke lapangan.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Australia Vs Indonesia dalam Pertandingan Krusial
Hasil imbang 0-0 antara Australia dan Indonesia pada pertemuan terakhir menyebabkan mantan pelatih Graham Arnold mengundurkan diri.
Namun kali ini, pelatih Tony Popovic menyatakan tidak berpuas diri karena Socceroos berusaha untuk menjaga harapan Piala Dunia mereka tetap hidup.
Harapan yang awalnya bergejolak, setelah kampanye Kualifikasi Asia pembuka yang buruk.
Dengan empat pertandingan kualifikasi tersisa, Socceroos berada di posisi kedua Grup C dengan tujuh poin, unggul satu poin dari Indonesia, Arab Saudi, Bahrain, dan China.
Jadi Australia akan berusaha keras untuk menang, agar tetap bisa lolos ke Piala Dunia.
Sementara itu, timnas Indonesia juga mempunyai mimpi besar. Skuat Garuda terbang ke Sydney dengan harapan untuk melompati tuan rumah dan mengambil posisi dua besar dalam upaya untuk mencapai Piala Dunia pertama tahun depan.
Baca Juga: Australia Terlalu Pede, tapi Tony Popovic Tak Berani Remehkan Timnas Indonesia
Indonesia memulai kualifikasi terakhir di babak pertama dan melaju dengan agregat 12-0 atas Brunei, sebelum ke babak ketiga dengan finis di posisi kedua grup setelah memperoleh 10 poin dari enam pertandingan mereka.
Artikel Terkait
Marc Marquez Berpeluang Samai Rekor Valentino Rossi di MotoGP 2025
Media Australia Sebut Socceroos di Ujung Tanduk, Popovic Berpotensi Negatif dengan Skuat Pilihannya
Timnas Indonesia Vs Australia: Peluang Joey Pelupessy Tampil sebagai Starter
9 Insiden Merusak Hubungan Juventus dengan Thiago Motta
Italia Vs Jerman: 6 Pemain Berisiko Terkena Sanksi Larangan Bertanding