Kekalahan Timnas Indonesia dari Australia, Bukti Filosofi Total Football Tak Bisa Seketika Berjalan

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Sabtu, 22 Maret 2025 | 18:30 WIB
Kekalahan Timnas Indonesia dari Australia menjadi bukti bahwa filosofi Total Football tidak bisa berjalan langsung. (PSSI)
Kekalahan Timnas Indonesia dari Australia menjadi bukti bahwa filosofi Total Football tidak bisa berjalan langsung. (PSSI)

Namun, permainan tim tidak langsung menunjukkan hasil yang optimal.

Baca Juga: Timnas Sepak Bola Pantai Indonesia Kalah Telak di Laga Pembuka AFC Beach Soccer Asian Cup 2025

Dibutuhkan dua musim penuh sebelum akhirnya Dewa United bisa tampil dengan gaya bermain yang solid dan efektif.

"Kita lihat Dewa United yang mendatangkan Jan Olde Riekerink," ujar Tommy Desky.

"Awalnya, banyak yang berharap mereka langsung bermain total football, tapi realitanya tidak begitu."

Baca Juga: Jerman Vs Italia: Kehilangan Calafiori dan Cambiaso, Azzurri Kedatangan Zaccagni

"Mereka malah sempat mengalami hasil imbang dan lima kekalahan beruntun," tambahnya.

Pada awal masa kepemimpinan Riekerink, tim masih sering mengandalkan umpan panjang dan permainan vertikal yang jauh dari kesan indah.

Namun, seiring waktu, strategi tersebut mulai berkembang, dan kini Dewa United telah menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Baca Juga: Presiden FIGC: Sepak Bola Italia Mengalami Evolusi, Azzurri Pantas Mendapatkan Lebih

Selain faktor waktu, Tommy Desky juga menyoroti bahwa penerapan total football yang sukses memerlukan pemain berkualitas untuk mendukung strategi tersebut.

Dewa United, misalnya, melakukan investasi besar pada musim 2024-2025 dengan mendatangkan sejumlah gelandang kreatif, seperti Taisei Marukawa, Hugo Gomes, dan Alexis Messidoro.

Kehadiran mereka menjadi tulang punggung dalam skema permainan tim.

Baca Juga: LaLiga Academy Vietnam Ajak 70 Pesepak Bola Kampanyekan Lawan Bullying

Tommy Desky kemudian mempertanyakan apakah Kluivert bisa dengan cepat mengubah timnas Indonesia agar langsung bermain dengan pola total football yang diinginkannya.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: YouTube

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X