Kekalahan Timnas Indonesia dari Australia, Bukti Filosofi Total Football Tak Bisa Seketika Berjalan

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Sabtu, 22 Maret 2025 | 18:30 WIB
Kekalahan Timnas Indonesia dari Australia menjadi bukti bahwa filosofi Total Football tidak bisa berjalan langsung. (PSSI)
Kekalahan Timnas Indonesia dari Australia menjadi bukti bahwa filosofi Total Football tidak bisa berjalan langsung. (PSSI)

"Itu perlu waktu, pertanyaannya apakah coach Patrick Kluivert bisa bim salabim menyulap timnas Indonesia?" katanya.

Ia juga menekankan bahwa kesuksesan Dewa United tidak hanya berasal dari filosofi pelatih, tetapi juga karena dukungan penuh dari manajemen dalam merekrut pemain berkualitas.

Baca Juga: Kesepian, Dimitri Payet Selingkuh dengan Pengacara Brasil yang Memukau

"Di Dewa United, manajemen mendatangkan pemain-pemain dengan value besar seperti Messidoro dan Hugo Gomes."

"Dan betul, ketika ada pemain-pemain terbaik, total football yang diinginkan bisa diterapkan," pungkasnya.

Dari kasus Dewa United, terlihat bahwa menerapkan total football di sebuah tim bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan dalam semalam.

Baca Juga: Update Kondisi Mees Hilgers dan Sandy Walsh Jelang Melawan Bahrain, Begini Penjelasan Dokter Timnas Indonesia

Kesabaran, adaptasi taktik, dan dukungan pemain berkualitas menjadi kunci utama keberhasilan.

Bagi Patrick Kluivert dan timnas Indonesia, proses ini masih berjalan dan hasilnya mungkin belum terlihat dalam waktu dekat.

Namun, jika diberikan waktu dan dukungan yang tepat, bukan tidak mungkin total football yang diinginkan akan membawa Indonesia ke level permainan yang lebih tinggi.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: YouTube

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X