"Itu perlu waktu, pertanyaannya apakah coach Patrick Kluivert bisa bim salabim menyulap timnas Indonesia?" katanya.
Ia juga menekankan bahwa kesuksesan Dewa United tidak hanya berasal dari filosofi pelatih, tetapi juga karena dukungan penuh dari manajemen dalam merekrut pemain berkualitas.
Baca Juga: Kesepian, Dimitri Payet Selingkuh dengan Pengacara Brasil yang Memukau
"Di Dewa United, manajemen mendatangkan pemain-pemain dengan value besar seperti Messidoro dan Hugo Gomes."
"Dan betul, ketika ada pemain-pemain terbaik, total football yang diinginkan bisa diterapkan," pungkasnya.
Dari kasus Dewa United, terlihat bahwa menerapkan total football di sebuah tim bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan dalam semalam.
Kesabaran, adaptasi taktik, dan dukungan pemain berkualitas menjadi kunci utama keberhasilan.
Bagi Patrick Kluivert dan timnas Indonesia, proses ini masih berjalan dan hasilnya mungkin belum terlihat dalam waktu dekat.
Namun, jika diberikan waktu dan dukungan yang tepat, bukan tidak mungkin total football yang diinginkan akan membawa Indonesia ke level permainan yang lebih tinggi.
Artikel Terkait
Brighton Lirik Pemain Sayap Remaja Korea Selatan Yoon Doyoung
Myles Lewis Skelly Cetak Gol Bersejarah di Debutnya Bersama Timnas Inggris
River Plate Pamerkan Dukungan Suporternya Jelang Piala Dunia Antarklub FIFA 2025
Agresivitas Dewa United Banten Hentikan Ambisi Pacific Caesar Surabaya di Pekan ke-9 IBL 2025
Indonesia Vs Bahrain, Jassim Marhoon: Pertandingan di Bulan Ramadan Lebih Menantang