SportlinkNews - PSSI mengambil langkah tegas terhadap oknum suporter yang merebut jersey milik Marselino Ferdinan dari seorang anak kecil seusai pertandingan timnas Indonesia melawan Bahrain.
Insiden ini terjadi setelah laga lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (25/3/2025).
Pada pertandingan tersebut, timnas Indonesia sukses mengalahkan Bahrain dengan skor 1-0 berkat gol semata wayang yang dicetak oleh Ole Romeny pada menit ke-24.
Baca Juga: Hasil Liga Voli Korea: Megawati Bersinar, Red Sparks Singkirkan Hillstate dan Lolos ke Final
Usai pertandingan, para pemain timnas melakukan selebrasi dengan berkeliling lapangan untuk menyapa suporter yang hadir di stadion.
Dalam momen tersebut, seorang anak kecil bernama Kenneth menarik perhatian Marselino Ferdinan.
Kenneth diketahui membawa kardus bertuliskan permohonannya untuk mendapatkan jersey sang pemain.
Baca Juga: Pertamina Enduro VR46 Racing Team Gunakan Livery Spesial di MotoGP Amerika
Marselino kemudian merespons permintaan Kenneth dengan melemparkan jerseynya ke arah anak tersebut.
Namun, sebelum jersey itu sampai ke tangan Kenneth, seorang pria tiba-tiba merebutnya dan langsung melarikan diri.
Aksi ini sempat viral di media sosial dan menimbulkan reaksi kecaman dari masyarakat.
Baca Juga: Manajemen Persebaya Lakukan Evaluasi Tim, Status Pelatih Diumumkan Akhir Musim
Banyak pihak menyayangkan tindakan pria tersebut yang dinilai tidak sportif dan tidak menghargai niat baik Marselino serta permintaan tulus dari Kenneth.
Menanggapi kejadian ini, PSSI langsung bergerak cepat dan memastikan telah mengidentifikasi pelaku yang merebut jersey tersebut.
Artikel Terkait
Rekor Menarik Cristiano Ronaldo di Sepak Bola Eropa
Adidas Luncurkan Sepatu Seri Island Terbaru Versi Sumatera
Festival Serie A Kembali Digelar di Parma Libatkan Ekosistem Industri Sepak Bola Italia
Terima 25 Jahitan, Jean Philippe Mateta Siap Kembali Bermain dengan Memakai Pelindung Telinga
Brasil Akan di Nahkodai Pelatih Baru di Piala Dunia 2026