Naturalisasi Massal Pemain Eropa seperti Indonesia, PSSI Malaysia Dikuliti Parkar Habis-habisan

Suryansyah, Sportlink News
- Jumat, 4 April 2025 | 08:13 WIB
Naturalisasi Massal dengan harapan lampaui Tim Vietnam, Timnas Malaysia dikritik Keras.
Naturalisasi Massal dengan harapan lampaui Tim Vietnam, Timnas Malaysia dikritik Keras.

SportlinkNews - Rencana naturalisasi 7 pemain asal Eropa ini menuai kontroversi besar hingga membuat Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mendapat banyak kritikan.

Persatuan Sepak Bola Malaysia mengklaim bahwa naturalisasi merupakan inisiatif jangka pendek dan mereka akan fokus pada pengembangan pemain untuk menghasilkan bakat-bakat berkualitas bagi tim nasional.

"Namun, yang kami lihat adalah ketergantungan yang berlebihan pada naturalisasi pemain," kata pakar sepak bola Sadek Mustaffa kepada media (Malaysia) New Straits Times.

Baca Juga: Jiplak Indonesia, Timnas Malaysia Borong 7 Pemain Naturalisasi Hadapi Vietnam

Opini publik Malaysia tengah ramai memperdebatkan berita bahwa tim nasional Malaysia akan menambah 7 pemain naturalisasi lagi.

Mereka adalah nama-nama yang bermain di Eropa, dan yang kakek-nenek atau orang tuanya memiliki darah Malaysia.

Kemungkinan besar, kelompok pemain ini akan merampungkan prosedur sebelum pertandingan melawan Vietnam di kualifikasi Piala Asia 2027 pada 10 Juni mendatang.

Baca Juga: Piala Asia U-17 2025: Mathew Baker Masuk Daftar Pemain Kunci Versi AFC

Hal ini akan menambah kekuatan tim Malaysia secara signifikan, dengan target merebut satu-satunya tempat di Grup F untuk berpartisipasi di Kejuaraan Asia.

Hal ini dinilai tidak mudah dilakukan karena timnas Vietnam masih berperingkat lebih tinggi dan belum pernah kalah dari Malaysia selama lebih dari 10 tahun.

“Tujuh pemain naturalisasi Malaysia yang bermain di luar negeri akan menjadi tambahan yang berkualitas dan membantu tim. Yang terpenting timnas bermain di turnamen internasional tingkat tinggi dan disegani. Itu kebanggaan dan citra kami.

Baca Juga: Media Vietnam Prediksi Timnas U-17 Indonesia Berpeluang Lolos ke Piala Dunia U-17 2025

Untuk mencapai tujuan ini, kita harus bersatu dan bersabar. Prioritas utama bukanlah kecepatan, tetapi arah yang kita tuju,” kata Presiden Johor Darul Ta’zim FC Tunku Ismail Idris.

Sementara itu, pakar sepak bola Sadek Mustaffa menilai Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM) terlalu peduli dengan naturalisasi dan mengabaikan program pengembangan bakat muda.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: New Straits Times

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB
X