Ia berkata: "Mana inisiatif untuk meningkatkan program pengembangan pemain? Apa yang sebenarnya terjadi dengan peta jalan FAM yang seharusnya memprioritaskan pengembangan pemain muda? FAM tampaknya telah melupakan perannya dalam pengembangan pemain dan malah lebih fokus pada naturalisasi."
Mungkin FAM harus pindah dari Kelana Jaya dan mendirikan kantor pusat di luar negeri, karena tampaknya perhatian utama mereka adalah mencari pemain asing untuk bermain di tim nasional Malaysia.
Baca Juga: Red Sparks Vs Pink Spiders: Megawati Dituntut Hentikan Tarian Ratu Bola Voli Kim Yeon kyung
Kondisi sepak bola Malaysia saat ini sangat mengkhawatirkan. Pemain muda mungkin merasa peluang mereka untuk masuk ke tim nasional sangat tipis.
Malaysia saat ini dapat memanggil 8 pemain naturalisasi termasuk Mohamadou Sumareh, Liridon Krasniqi, Guilherme de Paula, Sergio Aguero, Lee Tuck, Endrick Dos Santos, Paulo Josue, dan Hector Hevel.
Jika 7 pemain lagi yang kembali dari Eropa ditambahkan, tim dapat menurunkan skuat yang 100% dinaturalisasi dalam pertandingan mendatang melawan Vietnam.
Artikel Terkait
Harry Kane Terima Hadiah Sepatu Edisi Khusus Skechers Usai Pecahkan Rekor Gol
Media Belanda Soroti Bek Ajax Berdarah Indonesia, Tristan Gooijer: Saya Melihat Perkembangan Masa Depan
Chelsea 1 Tottenham 0: Enzo Fernandez Perpajang Rekor Kandang yang Luar Biasa
Maradona Ditolak Inter, Juventus, dan Sampdoria sebelum Napoli
UEFA Selidiki Pemain Bintang Real Madrid, Rudiger Bisa Jadi Mimpi Buruk di Belakang