SportlinkNews - Mantan pemain Inter, Cristian Chivu mungkin telah menghentikan harapan klub lamanya untuk meraih Scudetto, karena Parma bangkit dari ketertinggalan 2-0 untuk menahan imbang pemuncak klasemen liga.
Nerazzurri baru saja bermain imbang 1-1 di semifinal Coppa Italia dengan Milan dan bersiap untuk perempat final Liga Champions melawan Bayern Munich pada Selasa, 8 April 2025.
Tapi tidak dalam posisi untuk mengendurkan semangat mereka di Serie A, karena Napoli hanya tertinggal tiga poin.
Baca Juga: Milan 2-2 Fiorentina: Rossoneri Selamatkan Satu Poin setelah Awal yang Buruk
Lautaro Martinez kembali setelah cedera saat bertugas internasional, tetapi Mehdi Taremi, Denzel Dumfries, Piotr Zielinski, dan Nicolo Barella yang terkena sanksi masih belum beraksi.
Parma telah menstabilkan keadaan di bawah pelatih Cristian Chivu, tetapi Matteo Cancellieri, Valentin Mihaila, Gabriel Charpentier, Mateusz Kowalski, Alessandro Circati, Yordan Osorio, dan Adrian Benedyczak absen. Simone Inzaghi menyaksikan dari tribun pada ulang tahunnya yang ke-49.
Parma seharusnya membuka skor pada menit ke-10 ketika Emanuele Valeri mengumpan dari sisi kiri untuk Ange-Yoan Bonny. Tapi Yann Sommer melakukan penyelamatan yang sangat mematikan dari jarak delapan meter.
Baca Juga: Ronaldo Ambil Alih Valencia dengan Dukungan Arab Saudi
Sebaliknya, Inter berhasil memecah kebuntuan dengan sedikit keberuntungan, pertama bola pantulan dari pemain Parma jatuh di kaki Federico Dimarco, kemudian bola pantulan itu mengenai bek lawan dan mengarah ke Matteo Darmian di tiang belakang, penyelesaiannya memantul masuk ke dalam tiang gawang.
Lautaro Martinez menyundul bola dengan bebas, sementara tiga rekan setimnya gagal melakukan penyelamatan terakhir atas tendangan bebas Hakan Calhanoglu di kotak penalti.
Sommer melakukan penyelamatan yang lebih hebat lagi ketika Bonny menggiring bola melewati kerumunan dan mengopernya kembali untuk Dennis Man.
Baca Juga: Red Sparks Vs Pink Spiders: Peran Penjahat Baru Saja Dimulai
Zion Suzuki juga harus beraksi saat Lautaro Martinez mengalihkan tendangan Marcus Thuram yang melenceng dari jarak enam meter.
Darmian melambung tinggi setelah menerima umpan setengah voli dari Thuram, tetapi Inter menggandakan keunggulan mereka dalam situasi yang benar-benar kacau.
Artikel Terkait
Jejak Shin Tae-yong Masih Terasa di Permainan Timnas U-17 Indonesia
Rayakan 40 Tahun Juara Serie A, Hellas Verona Hadirkan Jersey Edisi Terbatas
Nova Arianto Bangga Timnas U17 Kalahkan Korea Selatan, Pembinaan PSSI Mulai Berbuah
Real Madrid Dipermak Valencia, Ancelotti: Peluang Juara La Liga Makin Tipis
Barcelona Fokus Sisi Baik Ketimbang Kehilangan 2 Poin dari Real Betis