Tudor Jelaskan Perubahan Taktik Juventus dan Mengagumi Mentalitas saat Melawan Roma

Suryansyah, Sportlink News
- Senin, 7 April 2025 | 07:27 WIB
Igor Tudor mengubah taktik yang pernah digunakan Thiago Motta.
Igor Tudor mengubah taktik yang pernah digunakan Thiago Motta.

SportlinkNews - Igor Tudor menjelaskan perubahan taktiknya dan senang dengan mentalitas Juventus di Stadio Olimpico, Senin 7 April 2025 dini hari WIB.

Ini semua tentang penjagaan pencegahan, terutama saat melawan tim seperti Roma.

Bianconeri mengawali pertandingan dengan sangat agresif di Stadio Olimpico. Juventus memimpin dengan pantas saat Manuel Locatelli melepaskan tendangan voli dari tepi area penalti setelah menerima bola pantulan yang lemah.

Baca Juga: Ilmu di Balik Latihan Petinju: Mengungkap Kekuatan di Dalam Dirinya

Namun, Eldor Shomurodov masuk pada babak kedua dan dalam waktu tiga menit menyamakan kedudukan, menerkam dari jarak dekat saat Michele Di Gregorio menangkis sundulan Evan N’Dicka.

“Kami perlu mengurangi kebobolan gol dari tendangan sudut, meskipun kehilangan pemain seperti Bremer, Gatti, dan Cabal tidak membantu,” kata Tudor kepada DAZN.

“Saat saya tiba, saya hanya mengandalkan metode bertahan dari permainan yang sudah mereka terapkan, tetapi kami tentu perlu memperbaiki dan meningkatkannya.

Baca Juga: Maradona Ditolak Inter, Juventus, dan Sampdoria sebelum Napoli

“Saya sangat menyukai babak pertama, saat kami berusaha keras dan melakukan beberapa hal menarik. Roma mengubah sistem setelah jeda, mereka mencetak gol melalui tendangan sudut," ungkapnya.

Tapi Juventus mengakhirinya dengan baik dan seharusnya bisa menang. Tetapi mengingat performa terkini Juventus dan Roma juga meraih tujuh kemenangan berturut-turut, menurutnya hasil imbang tetap memberi rasa percaya diri.

Bagaimana Tudor mengubah Juventus asuhan Thiago Motta
Tudor mengubah taktik yang pernah digunakan Thiago Motta, segera beralih ke pertahanan tiga pemain, tetapi hari ini juga mendorong Lloyd Kelly dan Pierre Kalulu ke peran menyerang bila diperlukan.

Baca Juga: Kemenangan Ajaib Red Sparks, Sutradara Ko Hee-jin: Ayo Kita Pergi ke Incheon Bersama!

“Kami ingin mendorong para pemain bertahan itu maju, tetapi juga tidak membiarkan serangan balik. Jadi itu semua tentang penjagaan pencegahan, terutama melawan tim seperti Roma,” jelas sang pelatih.

Legenda Juventus dan mantan rekan setim Tudor, Gigi Buffon, berada di studio DAZN.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: football italia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X