SportlinkNews - Ini bukanlah hal yang biasanya kita bayangkan saat membicarakan perjalanan romantis ke Paris di musim semi.
Darah, keringat, air mata, tubuh yang memar, dan semangat bertahan yang gigih.
Di hadapan dua raja Inggris berikutnya - Pangeran William dan George - Aston Villa asuhan Unai Emery yang gila kerja mengalami pukulan telak di masa tambahan waktu dari Nuno Mendes, yang mengubah perempat final Liga Champions ini secara signifikan menjadi keunggulan Paris Saint Germain.
Selama ini, Villa membuat PSG - salah satu kekuatan penyerang paling kuat di planet ini - unggul satu gol menjelang pertandingan leg kedua Selasa depan.
Baca Juga: Barcelona 4-0 Borussia Dortmund: Selangkah ke Semifinal
Namun di detik-detik terakhir, Mendes berhasil melewati Emi Martinez, membuat Villa harus berjuang keras.
Mereka akan membuat kegaduhan di Villa Park - seperti yang selalu mereka lakukan di salah satu tempat paling ramai di sepak bola Inggris - dan prospek semifinal antar-Inggris melawan mantan klub Emery lainnya, Arsenal, masih belum bisa mereka hindari.
Setelah Morgan Rogers membawa Villa unggul secara mengejutkan di babak pertama, Desire Doue dan Khvichka Kvaratskhelia mencetak gol-gol indah di kedua babak.
Baca Juga: Masa Depan Suram Nathan Tjoe-A-On di Swansea City, Tak Lagi Masuk Skuad
Namun, pasukan Luis Enrique tidak mampu memanfaatkan dominasi mereka sepenuhnya, tidak mampu mengalahkan Villa dan menjadikan leg kedua sebagai formalitas.
PSG menguasai tiga perempat bola saat mereka menghujani gawang Villa, tetapi pasukan Emery mengertakkan gigi dan bertahan hingga detik-detik terakhir.
Martinez, yang menjadi musuh bebuyutan seluruh Prancis setelah kejenakaannya selama dan setelah Final Piala Dunia 2022, adalah pemain Villa pertama yang mendapat kecaman dari para ultras lokal yang memakinya dalam bahasa Spanyol.
Baca Juga: LIB Masih Menunggu Keputusan Panpel Lokal Terkait Penggunaan Stadion Kanjuruhan di Liga 1
Para pendukung Villa memuji pemain mereka sebagai 'Pemain Nomor 1 Dunia' saat mereka menikmati pertandingan klub mereka yang paling bergengsi dalam lebih dari empat dekade.
Artikel Terkait
Momen Mengejutkan Suporter Aston Villa dan PSG Tawuran di Paris
Mantan Pelatih Chris Eubank Kasih Bocoran Kepada Conor Benn Jelang Pertarungan Dendam
Red Sparks dan Megawati Resmi Berpisah, Tidak Perpanjang Kontrak Demi Keluarga
Inter Milan Pantau Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Makin Diburu Klub Serie A
Nasib Berbeda Dua Ganda Putra Indonesia di Badminton Asia Championships 2025