SpotlinkNews - Tim Nasional U17 Indonesia sukses mengakhiri fase grup Piala Asia U17 2025 dengan rekor sempurna tanpa terkalahkan.
Pada laga terakhir penyisihan Grup C di Stadion Pangeran Abdullah al-Faisal, Jeddah, Arab Saudi, Kamis, 10 April 2025, waktu setempat, Indonesia kembali petik kemenangan 2-0 atas Afghanistan.
Hasil tersebut membuat Indonesia melaju ke fase gugur dengan poin sempurna di puncak klasemen grup.
Sembilan poin hasil tiga kemenangan atas Korea Selatan U17, Yaman U17, dan Afghanistan U17.
Baca Juga: Meski Lamine Yamal Bersinar, Pedri Dinilai Pemain Terbaik Barcelona
Afghanistan U17 pun harus pulang dengan tanpa hasil. Mereka dipastikan finis sebagai juru kunci setelah tidak mendulang poin dari tiga pertandingan di fase grup ini.
Pada laga ini, dua gol cantik skuat Garuda Asia dihasilkan di tambahan waktu babak kedua oleh Daniel Alfrido (90+4) dan Muhammad Zahaby Gholi (90+5).
Turun dengan pemain pelapis di babak pertama, penampilan skuat Garuda belum mengigit.
Meskipun permainan menekan ditunjukkan dari menit pertama, tetapi peluang yang dihasilkan belum bisa menciptakan gol.
Para lini serang Indonesia masih sering telat melakukan penyelesaian, hingga lawan memiliki waktu untuk menutup celah pertahanan mereka.
Baca Juga: Loloskan Tiga Wakil Ganda Putra, Indonesia Kuasai Perempat Final Badminton Asia Championship 2025
Pemain Timnas U17 juga masih terlalu sering berlama-lama memegang bola.
Afghanistan sendiri di babak ini tidak murni bertahan. Meski tahu Indonesia akan melancarkan serangan, tetapi mereka tetap bermain terbuka.
Ketika sulit untuk masuk menyerang dalam kotak penalti Indonesia, pemain Afghanistan melakukan serangan lewat tendangan-tendangan jarak jauh untuk bisa menciptakan gol.
Afghanistan di babak ini lebih banyak melakukan tendangan ke arah gawang dibandingkan Indonesia.
Baca Juga: Inter Milan dan Nike Kolaborasi dengan Valentino Rossi, Hadirkan Jersey Spesial
Tapi, untungnya mereka tidak memiliki pemain berinsting 'pembunuh' yang bisa menyelesaikan serangan dengan baik.
Hingga akhir babak pertama, Indonesia tetap belum mampu membongkar pertahanan Afghanistan. Skor pun masih kacamata hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Pelatih Timnas U17 Indonesia, Nova Arianto mulai melakukan perubahan.
Para skuat utama seperti Gholi, Evandra Floresta, dan Fadly Alberto Hengga masuk dan merubah permainan Timnas.
Baca Juga: Liverpool Pertahankan Mohamed Salah, Luis Diaz Terancam Hengkang
Kolaborasi antara Evandra, Gholi, dan Alberto membuat membuat permainan Timnas lebih berbahaya.
Bertubi-tubi serangan dilakukan oleh lini depan Indonesia, namun belum bisa diselesaikan dengan baik.
Kiper Afghanistan U17, Hamid Amiri pun menjalankan tugasnya dengan baik setelah menahan bola tendangan Alberto di menit ke-76.
Laju lini serangan Indonesia yang lebih cepat membuat Afghanistan kesulitan untuk meredam.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Bali United FC Tahan Imbang Dewa United FC
Tapi serangan Indonesia masih terasa terburu-buru, seakan ingin menyelesaikan peluang dengan cepat hingga belum berbuah hasil sampai menit 80.
Sebaliknya peluang berbahaya mampu diciptakan Afghanistan dari serangan balik. Bola masih bisa di lock dengan baik oleh Ida Bagus Pramana di dalam kotak pinalti Indonesia.
Kemudian, di jelang akhir pertandingan, satu peluang Afghanistan kembali datang dari tendangan keras kaki kiri Nawid Mahbobi dari sayap kiri gawang Indonesia.
Arah bola masih bisa dibaca Dafa, dia berhasil menangkapnya.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Nggak Pantas Lolos Ke Piala Dunia, Bung Towel Dirujak Warganet
Lawan Afghanistan, Timnas U17 Indonesia Fokus Konsistensi Performa dan Memperkuat Kedalaman Tim
Nova Arianto: Jangan Larut pada Euforia Berkepanjangan, Garuda Asia Harus Jaga Mentalitas dan Semangat Kerja Keras
Lawan Afghanistan U17, Tiga Pemain Kunci Timnas U17 Indonesia Hanya Cadangan
Piala Asia U17 2025: Skor Kacamata di Babak Pertama Afghanistan U17 vs Indonesia U17