SportlinkNews - Kekalahan jarang terjadi segemilang ini, eliminasi jarang diiringi dengan semangat seperti ini dan keajaiban jarang terjadi sedekat ini.
Petualangan Aston Villa di Eropa telah berakhir. Tapi berakhir dengan cara yang tepat dengan perlawanan balik yang ganas dan hiruk pikuk suara Brummie.
Dengan 34 menit leg kedua ini dimainkan, pasukan Unai Emery tertinggal agregat 5-1 dan terancam kalah telak.
Namun setelah 57 menit, menyusul gol dari Youri Tielemans, John McGinn dan Ezri Konsa, mereka unggul 3-2, Rabu 16 April 2025 dini hari WIB, hanya terpaut satu gol secara keseluruhan dan berharap bisa menang.
Baca Juga: Dortmund 3-1 Barcelona: Hattrick Sehrou Guirassy Belum Cukup
Bahwa anak asuh Luis Enrique seharusnya berpegang teguh pada jadwal semifinal melawan Arsenal atau Real Madrid menunjukkan prospek mereka untuk memenangkan gelar Liga Champions pertama di Munich bulan depan.
Karena mereka jarang menghadapi atmosfer yang tidak bersahabat atau lawan yang sangat lapar seperti Villa.
Ketika Emery menangani PSG pada tahun 2017, ia melihat timnya menyerahkan keunggulan 4-0 pada leg pertama untuk disingkirkan oleh Barcelona asuhan Enrique dan untuk beberapa saat selama panasnya babak kedua yang sibuk, tampak bagi seluruh dunia bahwa bos Villa akan melakukan balas dendam yang luar biasa.
Baca Juga: Trofi UEFA Champions League Sambangi Jakarta, Mimpi Ribuan Fans Tanah Air Terwujud
Villa memulai malam dengan memainkan musik yang salah - tema Liga Europa alih-alih lagu kebangsaan Liga Champions.
Dan ketika bek sayap PSG Achraf Hakimi dan Nuno Mendes membawa mereka meraih kemenangan agregat empat gol, itu tampak seperti pertanda akan datangnya hal-hal yang akan datang.
Namun, Villa hanya terpaut satu poin dari lima tempat teratas kualifikasi untuk Liga Champions musim depan dan setelah perjalanan mendebarkan ini ke delapan besar, mereka akan sangat disambut kembali di papan atas.
Baca Juga: Jean-Claude Blanc Mundur dari Jabatan Direktur Manchester United, Tetap Pegang Peran Strategis
Meskipun Emery menyangkal pentingnya hal itu, tidak diragukan lagi bahwa gol ketiga Nuno Mendes di Parc des Princes telah mengubah skala tugas yang dihadapi timnya secara serius.
Artikel Terkait
Persib Bandung Tanpa Kekuatan Penuh Lawan Bali United, Bojan Hodak Tekankan Peran Seluruh Pemain
Usai Tahan Imbang Persib, Borneo FC Kian Percaya Diri Hadapi PSM Makassar di Pekan ke-29 Liga 1 2024/2025
Kickoff Indonesia vs Cina Lebih Malam, Atmosfer SUGBK akan Lebih Membara?
Jadwal Kompetisi Tidak Sesuai, Kedatangan Red Sparks ke Indonesia Ditunda
DBL Camp 2025 Siap Digelar, 304 Campers Bakal Ramaikan GOR Soemantri Brodjonegoro