SportlinkNews- Manchester United bangkit dari keterpurukan dengan cara yang luar biasa. Setan-setan Ola Trafford mencetak dua gol di menit terakhir perpanjangan waktu melawan Lyon yang bermain dengan 10 pemain.
Manchester United tampaknya tersingkir dari kompetisi Liga Europa dengan cara yang sangat buruk saat mereka membuang keunggulan dua gol dalam rentang waktu tujuh menit sebelum kebobolan dua gol di perpanjangan waktu.
Para pendukung berbondong-bondong keluar dari stadion. Tapi Bruno Fernandes memberi semangat baru bagi United pada laga Jumat 18 April 2025 dini hari WIB.
Baca Juga: Lazio Merasa Hancur Usai Tersingkir dari Liga Europa, Matteo Guendouzi Marah
Ia mengonversi penalti enam menit menjelang akhir pertandingan setelah asisten wasit video melakukan intervensi atas pelanggaran terhadap Casemiro yang awalnya tidak dihukum.
Dengan Old Trafford yang penuh kegaduhan, Kobbie Mainoo entah bagaimana tetap tenang untuk menyamakan kedudukan ke sudut gawang Lyon saat pertandingan memasuki menit terakhir.
Itu luar biasa. Namun, tidak ada keinginan untuk puas dengan penalti dari tuan rumah.
Baca Juga: Pemecatan Ruben Amorim Disampaikan Orang Dalam Menyusul Kekalahan Terburuk Manchester United
Di hadapan mantan manajer legendaris Sir Alex Ferguson, yang menyaksikan dari tribun, United mengakhiri pertandingan dengan gaya yang persis seperti buku pedomannya saat memenangkan Liga Champions tahun 1999.
Casemiro mengangkat bola ke area penalti dan penyerang tengah Harry Maguire melompat untuk menendang bola ke sudut gawang. Itu terukir pada menit 120.
Skor berubah menjadi 5-4 untuk Manchester United. Berarti tim asuhan Ruben Amorim kini akan menghadapi semifinal melawan Athletic Bilbao.
Baca Juga: Reebok x Angel Reese SS25, Tentang Kepercayaan Diri dan Individualitas sebagai Wanita
Komentar Ferguson yang terkenal 'Sepak Bola, Gila' setelah kemenangan final Liga Champions 1999 atas Bayern Munich, yang menampilkan dua gol di masa injury time untuk memenangkannya, muncul di benak saat Maguire keluar dari terowongan di akhir pertandingan.
Amorim menanggapi golnya dengan mengejarnya di pinggir lapangan, seperti yang dilakukan Jose Mourinho saat Porto menang di stadion ini pada tahun 2004.
Artikel Terkait
Bukan Shin Tae-yong, Justru Megawati yang Masuk Top 10 Good People Sejajar dengan Mantan Presiden Korea
Ini Dia, Profil Semifinalis Liga Champions 2024/2025, Siapa Jagoan Anda?
Ancelotti Ragukan Masa Depannya di Real Madrid setelah Tersingkir dari Liga Champions Melawan Arsenal
Cristiano Ronaldo Bertahan di Al Nassr, Kontrak Baru 2 Tahun Siap Disepakati
Hasil Liga 1: Dewa United Tundukkan PSS Sleman, Alan Jose Lakukan Penyelamatan Gemilang
Performa Leo/Bagas Makin Meningkat, Pilihan di Piala Sudirman Semakin Besar