Lionel Messi Sebut Pep Guardiola 'Merusak' Sepak Bola karena Terlalu Hebat

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Sabtu, 19 April 2025 | 22:30 WIB
Lionel Messi menyebut Pep Guardiola sebagai pelatih yang aneh dan merusak sepak bola karena terlalu hebat. (PREMIERLEAGUE.COM)
Lionel Messi menyebut Pep Guardiola sebagai pelatih yang aneh dan merusak sepak bola karena terlalu hebat. (PREMIERLEAGUE.COM)

Meski demikian, Messi menekankan bahwa tidak ada satu pun klub yang benar-benar berhasil meniru kombinasi permainan dan filosofi yang diterapkan Guardiola di Barcelona.

Baca Juga: Liverpool Diambang Juara Liga Primer, Ini Jawaban Mengejutkan Arne Slot

Menurutnya, tim saat itu begitu istimewa karena terdiri dari pemain-pemain yang paham filosofi permainan, seperti Xavi, Sergio Busquets, dan Andres Iniesta.

Messi sendiri merupakan salah satu pemain yang paling berkembang di bawah asuhan Guardiola.

Selama berada di bawah kepemimpinan pelatih asal Spanyol tersebut, Messi mencatatkan 219 penampilan di berbagai kompetisi, mencetak 211 gol, serta memberikan 94 assist.

Baca Juga: Ikuti Jejak Mohamed Salah, Virgil van Dijk Perpanjang Kontrak dengan Liverpool FC

Tak hanya sukses membentuk tim dengan permainan atraktif, Guardiola juga sukses melahirkan pelatih-pelatih muda berbakat.

Dua mantan asistennya, Mikel Arteta dan Enzo Maresca, kini menukangi dua klub besar Liga Inggris: Arsenal dan Chelsea.

Keduanya pun sukses membawa timnya menembus babak semifinal kompetisi Eropa musim ini—Arsenal di Liga Champions dan Chelsea di UEFA Conference League.

Baca Juga: Peluang Kasper Hogh Tambah Gol untuk Gelar Top Skor Liga Europa 2024/2025

Rekam jejak Guardiola pun semakin lengkap saat bersama Manchester City ia berhasil meraih treble winners, menyabet trofi Liga Inggris, Piala FA, dan Liga Champions dalam satu musim.

Prestasi ini sebelumnya hanya pernah dicapai oleh Manchester United dari Inggris.

Pujian dari Messi menegaskan betapa besarnya pengaruh Guardiola dalam dunia sepak bola, baik sebagai pelatih, mentor, maupun pencetus filosofi permainan yang menginspirasi banyak pihak.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: X.com/FabrizioRomano

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nasib Tragis N'Golo Kante di Piala Dunia 2026

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:17 WIB

Inggris 6 Prancis 4: Pertandingan Paling Gila

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:33 WIB
X