SportlinkNews - Rafael Leao mengakui bahwa ia tidak memiliki penjelasan atas kesulitan Milan setelah kalah dari Atalanta dalam lanjutan Serie A, Senin 21 April 2025 dini hari WIB.
Tapi semifinal Coppa Italia melawan Inter adalah satu kesempatan terakhir Milan untuk mengubah musim ini.
Peluang Rossoneri untuk lolos ke Eropa melalui Serie A praktis telah sirna oleh kekalahan kandang 1-0 dari Atalanta.
Baca Juga: Ederson Terkejut karena Sendirian di Kotak Penalti Milan untuk Kemenangan Atalanta
Kekalahan itu ditentukan oleh sundulan bebas Ederson untuk menyelesaikan pergerakan tim yang dikerjakan dengan baik, sehingga Diavolo berada di posisi kesembilan.
“Sulit untuk memberikan penjelasan,” kata Rafael Leao kepada DAZN dan wartawan dalam konferensi pers.
“Yang dapat saya katakan adalah bahwa sejak Sergio Conceicao tiba, kami sering kali mampu melawan dan membalikkan keadaan saat kami tertinggal," ia melanjutkan.
Baca Juga: Perebutan Gelar Serie A: Inter dan Napoli Mungkin Harus Menjalani Play-off Scudetto
Lebih lanjut dikatakan bahwa pelatih memberi tekad. Terkadang, Milan bermain bagus dan tidak menang, di lain waktu bermain buruk dan menang. Rafael Leao mengaku tidak memiliki penjelasan untuk semua itu.
Ada harapan bahwa tersingkirnya mereka dari Liga Champions akan memberi mereka lebih banyak waktu untuk berlatih, sehingga formasi 3-4-3 pun berubah, yang telah berjalan dengan baik dalam kemenangan tandang 4-0 minggu lalu atas Atalanta.
Namun, melawan Atalanta semuanya kembali ke titik awal, bahkan dengan susunan pemain inti dan sistem taktis yang sama.
Baca Juga: 5 Faktor Ini yang Bisa Membantu Meningkatkan Performa Atlet
“Pertandingan melawan Udinese berjalan dengan sangat baik, tetapi ini adalah pertandingan yang aneh. Kami seharusnya bisa membuka skor, terutama setelah tampil lebih bersemangat dan haus kemenangan di babak kedua, tetapi Atalanta mencetak gol lewat serangan balik,” tukas Rafael Leao.
Sekarang satu-satunya harapan nyata yang dimiliki Milan untuk menyelamatkan musim ini adalah Coppa Italia, karena mengangkat trofi itu akan membuat mereka lolos ke Liga Europa.
Artikel Terkait
Ada Dua Pemain Timnas Indonesia, Tiket Manchester United Vs ASEAN All-Stars Diserbu
Gol Fede Valverde Tunda Real Madrid Pecat Ancelotti, Perburuan Gelar La Liga Kembali Terhampar
Statistik Leicester 0-1 Liverpool: Alexander-Arnold Membawa The Reds Mendekati Gelar Liga Primer
Kehilangan 2 Pemain, Tetap Menang 2-0, Uzbekistan U17 Juara Asia
Manchester United Menolak Datang ke Indonesia, Singgung Tragedi Kanjuruhan dan Takut Penyerangan Suporter