SportlinkNews - Real Madrid sepenuhnya fokus pada urusan domestik untuk minggu-minggu terakhir musim 2024/25 saat mereka mengejar Barcelona.
Los Blancos bangkit kembali setelah tersingkirnya mereka dari Liga Champions UEFA di tangan Arsenal dengan kemenangan penting di La Liga.
Gol penentu kemenangan Fede Valverde di akhir pertandingan memastikan kemenangan 1-0 atas Athletic Club di Madrid untuk membawa tim asuhan Carlo Ancelotti kembali ke empat poin di belakang Barcelona.
Baca Juga: Gol Fede Valverde Tunda Real Madrid Pecat Ancelotti, Perburuan Gelar La Liga Kembali Terhampar
Sang juara bertahan kini hanya memiliki enam pertandingan tersisa untuk mengejar ketertinggalan tim Hansi Flick termasuk pertandingan liga antara kedua tim di Catalonia pada 11 Mei.
Namun, sebelum pertandingan itu, kedua rival El Clasico itu juga akan bertemu di final Copa del Rey di Sevilla pada 26 April, dengan Ancelotti memburu dua gelar Spanyol dan Flick memburu tiga gelar dalam debutnya.
Ancelotti akan merencanakan dan menyeimbangkan skuatnya menjelang final dan ia memberikan petunjuk mengenai formasi yang direncanakannya untuk pertandingan akhir bulan ini.
Baca Juga: Perebutan Gelar Serie A: Inter dan Napoli Mungkin Harus Menjalani Play-off Scudetto
“4-4-2 adalah sistem favorit saya. Saya sangat menyukainya karena itu yang terbaik dalam bertahan,” seperti dikutip dari Diario AS.
“Menggunakannya tidak berarti saya harus bermain dengan empat gelandang. Sering kali, saya menggunakan Vinicius Junior di sayap kiri, dan di waktu lain, Rodrygo di kanan.
“Anda dapat bermain 4-4-2 dengan enam gelandang, jika Anda menggunakan dua gelandang depan. Dalam 4-4-2, itu tidak berarti Anda hanya memiliki dua penyerang. Terkadang itu tergantung pada tipe bek sayap yang Anda mainkan.”
Baca Juga: 5 Faktor Ini yang Bisa Membantu Meningkatkan Performa Atlet
Meskipun berkomentar tentang upayanya untuk lebih memanfaatkan 4-4-2 di minggu-minggu terakhir musim ini, Ancelotti tetap bungkam mengenai rencana pemilihannya untuk final, setelah beberapa perubahan melawan Athletic Club.
“Saya menurunkan susunan pemain untuk lebih mengendalikan Luka Modric dan Dani Ceballos di lini tengah. Dani baru pulih dari cedera. Kemudian kami memasukkan Endrick, untuk bermain lebih maju di lapangan.
"Kami punya waktu untuk mempersiapkan diri menghadapi final. Kemenangan ini bagus untuk kami."
Artikel Terkait
Oscar Piastri Raih Podium GP Arab Saudi, Verstappen Kena Penalti
Statistik Leicester 0-1 Liverpool: Alexander-Arnold Membawa The Reds Mendekati Gelar Liga Primer
Kehilangan 2 Pemain, Tetap Menang 2-0, Uzbekistan U17 Juara Asia
Manchester United Menolak Datang ke Indonesia, Singgung Tragedi Kanjuruhan dan Takut Penyerangan Suporter
Media Vietnam Sindir Timnas Indonesia, Bisakah Balas Dendam dan Juara ASEAN U23