Sepak Bola Malaysia Hadapi Krisis Besar, Klub Terancam Bangkrut

Suryansyah, Sportlink News
- Senin, 28 April 2025 | 10:00 WIB
Menjelang laga menegangkan dengan tim Vietnam, sepak bola Malaysia menghadapi kesulitan serius.
Menjelang laga menegangkan dengan tim Vietnam, sepak bola Malaysia menghadapi kesulitan serius.


SportlinkNews - Sementara Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengelola banyak dana untuk mengembangkan tim nasional mereka, kejuaraan nasional menghadapi banyak krisis.

Menjelang laga menegangkan dengan tim Vietnam, sepak bola Malaysia menghadapi kesulitan serius.

Musim sepak bola profesional Malaysia 2024/25 berakhir dengan catatan buruk karena berbagai masalah seperti gaji yang belum dibayarkan dan risiko pembubaran mengancam keberlanjutan turnamen.

Baca Juga: Resmi! Liverpool Juara Liga Primer Inggris, Menyamai Rekor Manchester United

Oleh karena itu, tim nasional Malaysia secara langsung terdampak oleh ketidakpastian ini.

Johor Darul Ta'zim (JDT) menuntaskan treble musim lalu saat menjuarai liga, piala, dan piala super, menandai dominasi impresif dengan 30 gelar dalam 12 tahun.

Namun, menurut New Straits Times, dominasi ini membuat liga kehilangan daya tarik dan prediktabilitasnya.

Baca Juga: Waduh, Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Dijewer Tijjani Reijnders, Netizen Angkat Komentar

Krisis finansial menyebabkan liga menghadapi risiko pengurangan jumlah tim yang berpartisipasi di musim 2025/26, dari 13 menjadi 12 atau bahkan lebih sedikit.

Klub-klub menghadapi risiko bangkrut dan pembubaran, sementara bisnis di Malaysia cenderung berinvestasi di bulu tangkis daripada sepak bola.

Tim Malaysia gagal lolos dari babak penyisihan grup Piala ASEAN 2024 dan kini harus bergantung pada pemain-pemain naturalisasi untuk tetap menjaga harapan mereka mengalahkan Vietnam, Laos, dan Nepal di babak kualifikasi terakhir Grup F untuk lolos ke Piala Asia 2027.

Baca Juga: Akui Beban Berat di Timnas Indonesia, Ole Romeny Siap Jawab Tekanan dengan Gol

Menghadapi situasi sulit tersebut, Federasi Sepak Bola Malaysia, dengan dukungan dari pemerintah, menaturalisasi sekitar 7-8 pemain Eropa dan Amerika lagi.

Ini merupakan langkah untuk membantu tim meningkatkan daya saingnya di kancah internasional dan mencapai tujuan untuk berpartisipasi di babak final Piala Asia 2027.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: Soha VN

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X