Indonesia Butuh 36 Ribu Pelatih, National Coaching Conference 2025 Jadi Ajang Transfer Ilmu untuk Pelatih

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Rabu, 23 Juli 2025 | 13:56 WIB
Peserta National Coaching Conference 2025 berfoto bersama di JIS (PSSI)
Peserta National Coaching Conference 2025 berfoto bersama di JIS (PSSI)

Sementara itu, pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink membedah filosofi dan prinsip permainan yang ia tanamkan di klubnya, serta pendekatan taktikal yang diterapkannya di Liga 1.

Dari timnas kelompok usia, Nova Arianto menjelaskan strategi dan metode kepelatihan yang berhasil membawa Timnas U17 lolos ke Piala Dunia U17 2025.

Sementara pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki, menyampaikan pandangannya mengenai tantangan dan kemajuan pesat yang dialami skuat putri dalam satu tahun terakhir.

Baca Juga: Vietnam Lolos ke semifinal, Pelatih Kim Sang-sik Masih Harus Kehilangan Tidur

Dalam kesempatan itu PSSI juga menyampaikan perkembangan silabus kursus kepelatihan terbaru.

Konferensi ini juga dihadiri oleh perwakilan FIFA Technical Expert, Professor Adam Kelly yang menyampaikan materi Talent Identification.

Juga hadir Deputi Direktur Teknik AFC, Mr. Takeshi Ono yang menyampaikan tren sepakbola dan perkembangan kepelatihan secara global, guna memberikan cakrawala baru bagi para pelatih Indonesia.

Baca Juga: Jadwal Pertandingan Semifinal ASEAN Cup U23, Indonesia Vs Thailand

Melalui kegiatan ini, PSSI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelatih di Indonesia melalui transfer pengetahuan dari para pelatih yang berkecimpung langsung di level tertinggi, baik nasional maupun internasional.

“Agenda ini merupakan kegiatan tahunan PSSI yang mempertemukan seluruh elemen sepak bola, terutama kalangan pelatih."

"Tujuannya adalah untuk bertukar pikiran dan menyatukan visi demi kemajuan sepak bola nasional,” kata Ratu Tisha, Wakil Ketua Umum PSSI.

Baca Juga: Kolaborasi Ikonik: Kobe Bryant x FC Barcelona x Air Force 1 Low Protro

“Dalam kegiatan ini para pelatih juga menjalani proses validasi, karena kita tahu lisensi kepelatihan memiliki masa berlaku selama tiga tahun dan wajib diperbarui melalui proses validasi berkala,” ujar Ratu Tisha.

"Diharapkan para pelatih dapat meningkatkan kualitas, tidak hanya dari sisi teknikal kepelatihan, tetapi juga dalam hal integritas, menjunjung tinggi respek, dan menjadikan fair play sebagai prinsip utama dalam pembinaan sepak bola," tutur Ratu Tisha.

Ke depan, National Coaching Conference yang terakhir kali diadakan tahun 2019 ini direncanakan akan digelar secara rutin setiap tahun, menjadi wadah pembelajaran, kolaborasi, dan penguatan ekosistem kepelatihan sebagai fondasi utama pengembangan sepakbola Indonesia.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: PSSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inggris 6 Prancis 4: Pertandingan Paling Gila

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:33 WIB
X