Erick Thohir pun menjelaskan menunjuk orang profesional sebagai ketua di dua komite tersebut.
“Dengan Statuta PSSI yang baru kan jelas, Komite Wasit itu adalah komite yang independen," ungkap Erick.
"Jadi memang orang-orang yang expert (ahli) di bidangnya, yang memimpin. Termasuk Komite Pengembangan, Komite Teknik,” jelasnya.
Baca Juga: SEA Games ke-33 Kekurangan Dana, Tuan Rumah Thailand Menunggu Pencairan
Menanggapi perubahan Komisi Disiplin yang dilakukan Ketum PSSI, pengamat sepak bola Indonesia dan koordinator Save Our Soccer, Akmal Marhali memberikan komentarnya.
Menurutnya, Komdis baru harus bekerja berdasarkan keadilan yang termaktub dalam kode disiplin dan regulasi, bukan berdasarkan persepsi.
"Komdis bukan debt collector, harus independen dan tak goyah tekanan. Penegakkan hukum dalam lingkup football family," tegas Akmal.
Baca Juga: Jay Idzes Bersinar Bersama Sassuolo, Media Vietnam Angkat Topi
"Sukses komdis bukan ditentukan seberapa banyak sanksi dan denda uang yang dikumpulkan, tapi semakin sedikit pelanggaran yang terjadi di lapangan."
"Komdis bukan tempat negosiasi hukuman dan pesanan. Komdis harus menjaga integritasnnya di sepakbola," ucap Akmal.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Kena Sanksi Komdis PSSI, Laga Big Match Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton
LIB dan Komdis PSSI Lakukan Investigasi Kasus Flare Menyala Pada Laga PSS Sleman vs Persija di Maguwoharjo
VAR Resmi Hadir di Championship 2025-2026, Erick Thohir: Ini Sejarah, Pertama di Asia
Erick Thohir Evaluasi Gerald Vanenburg, Kursi Pelatih Timnas U-23 Masih Kosong Jelang SEA Games 2025