SportlinkNews - Persebaya membungkus kemenangan di babak semifinal Piala Presiden 2026 dan melangkah ke final untuk menjumpai Persib.
Persebaya unggul 1-0 atas Arema FC. Gol Persebaya dicetak Yuran Fernandes yang memenangkan duel udara di masa injury time babak pertama.
Pelatih Bernardo Tavares mengaku bangga dengan semangat juang dan pengorbanan yang ditunjukkan anak asuhnya.
Baca Juga: Vinicius Jr Akhirnya Angkat Bicara Soal Transfer ke Arsenal
Mereka harus tampil di tengah kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih akibat padatnya jadwal pertandingan.
Derby Jawa Timur berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Kedua tim terlibat banyak duel keras sepanjang pertandingan.
Wasit mengeluarkan delapan kartu kuning, masing-masing empat untuk Persebaya dan Arema FC.
Baca Juga: BMW Berpeluang Menyatukan Kembali Duet Miguel Oliveira dan Brad Binder di WorldSBK
Intensitas laga juga tercermin dari total 16 pelanggaran yang terjadi, enam dilakukan Persebaya dan sepuluh oleh Arema FC.
Situasi semakin menguntungkan Green Force setelah Arema FC harus bermain dengan sepuluh orang usai salah satu pemainnya menerima kartu merah akibat pelanggaran terhadap Miguel Pereira pada babak kedua.
"Ini pertandingan yang sangat sulit. Intensitasnya tinggi dan dipenuhi banyak duel serta emosi," ucap Bernardo Tavares.
Baca Juga: Jalani Training Camp, Persik Kediri Siapkan Pemain Mudanya untuk Hadapi Super League 2026/27
"Para pemain datang ke laga ini dalam kondisi kelelahan, tetapi malam ini mereka menunjukkan karakter sebagai pejuang."
"Saya bangga dengan sikap dan kerja keras yang mereka tampilkan di lapangan," ujar Coach Tavares dalam sesi konferensi pers.
Artikel Terkait
Kalahkan Port FC, Persebaya Tunjukkan Perkembangan Positif
Piala Presiden 2027 Bakal Berganti Format, Tak Lagi Diikuti Klub
Persib ke Final Piala Presiden 2026, Igor Tolic Soroti Kebugaran Pemain
Persebaya Ukir Sejarah, Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026